Bab Mencuci Kaki Dalam Sandal Dan Tidak Mengusap Sandal
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, qala akhbarana malikun, an saidin almaqburiyyi, an ubaydi ibni jurayjin, annahu qala liabdi allahi ibni umara ya aba abdi arrahmani, raaytuka tashnau arbaan lam ara ahadan min ashhabika yashnauha. qala wama hiya ya abna jurayjin qala raaytuka la tamassu mina alarkani ila alyamaniyayni, waraaytuka talbasu anniala assibtiyyaha, waraaytuka tashbughu biasshufrahi, waraaytuka idza kunta bimakkaha ahalla annasu idza raawu alhilala walam tuhilla anta hatta kana yawmu attarwiyahi. qala abdu allahi amma alarkanu fainni lam ara rasula allahi yamassu ila alyamaniyayni, waamma annialu assibtiyyahu fainni raaytu rasula allahi yalbasu annala ati laysa fiha syaarun wayatawaddhau fiha, faana uhibbu an albasaha, waamma asshufrahu fainni raaytu rasula allahi yashbughu biha, faana uhibbu an ashbugha biha, waamma alihlalu fainni lam ara rasula allahi yuhillu hatta tanbaitsa bihi rahilatuhu.
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, dia berkata, Malik telah mengabarkan kepada kami, dari Said Al-Maqburi, dari Ubaid bin Juraij, bahwa dia berkata kepada Abdullah bin Umar, "Wahai Abu Abdur-Rahman! Aku melihatmu melakukan empat hal yang tidak pernah aku lihat seorang pun dari sahabatmu melakukannya." Abdullah bin Umar berkata, "Apa itu, wahai Ibn Juraij?" Dia berkata, "Aku tidak pernah melihatmu menyentuh salah satu sudut Ka'bah kecuali dua yang menghadap selatan (Yaman) dan aku melihatmu mengenakan sandal dari kulit yang telah diawetkan, dan aku melihatmu mewarnai rambutmu dengan henna (sejenis pewarna merah). Aku juga memperhatikan bahwa setiap kali kamu berada di Mekkah, orang-orang menganggap ihram ketika melihat bulan sabit (1 Dzul-Hijjah) sementara kamu tidak menganggap ihram sampai hari Tarwiyah (8 Dzul-Hijjah)." Abdullah menjawab, "Adapun sudut-sudut Ka'bah, aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ menyentuh kecuali yang menghadap selatan (Yaman) dan mengenai sandal dari kulit yang telah diawetkan, tidak diragukan lagi aku melihat Rasulullah ﷺ mengenakan sandal yang tidak berbulu dan beliau biasa berwudhu dengan mengenakannya (yaitu mencuci kakinya dan kemudian mengenakan sandal tersebut). Maka aku suka mengenakannya. Dan tentang mewarnai rambut dengan henna; tidak diragukan lagi aku melihat Rasulullah ﷺ mewarnai rambutnya dengan itu dan itulah sebabnya aku suka mewarnai (rambutku dengan itu). Mengenai ihram, aku tidak melihat Rasulullah ﷺ menganggap ihram sampai dia berangkat untuk haji (pada 8 Dzul-Hijjah).