Bab Mencium Hajar
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ عَرَبِيٍّ، قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ ابْنَ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ اسْتِلاَمِ الْحَجَرِ،. فَقَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَسْتَلِمُهُ وَيُقَبِّلُهُ. قَالَ قُلْتُ أَرَأَيْتَ إِنْ زُحِمْتُ أَرَأَيْتَ إِنْ غُلِبْتُ قَالَ اجْعَلْ أَرَأَيْتَ بِالْيَمَنِ، رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَسْتَلِمُهُ وَيُقَبِّلُهُ.
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Az-Zubair bin 'Arabi, ia berkata: Seorang lelaki bertanya kepada Ibn 'Umar - semoga Allah meridhoi keduanya - tentang menyentuh Hajar, ia berkata: "Aku melihat Rasulullah ﷺ menyentuh dan menciumnya." Lelaki itu berkata: "Bagaimana jika aku terdesak?" Ia menjawab dengan marah: "Tinggallah di Yaman (karena lelaki itu dari Yaman). Aku melihat Rasulullah ﷺ menyentuh dan menciumnya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
