Bab Siapa yang Meminta kepada Orang Lain untuk Memperbanyak
Shahih
haddatsana yahya ibnu bukayrin, haddatsana allaytsu, an ubaydi allahi ibni abi jafarin, qala samitu hamzaha ibna abdi allahi ibni umara, qala samitu abda allahi ibna umara rdh allah nh qala qala annabiyyu " ma yazalu arrajulu yasalu annasa hatta yatiya yawma alqiyamahi laysa fi wajhihi muzahu lahmin ". waqala inna assyamsa tadnu yawma alqiyamahi hatta yablugha alaraqu nishfa aludzuni, fabayna hum kadzalika astaghatsu biadama, tsumma bimusa, tsumma bimuhammadin ". wazada abdu allahi haddatsani allaytsu haddatsani abnu abi jafarin " fayasyfau liyuqdha bayna alkhalqi, fayamsyi hatta yakhudza bihalqahi albabi, fayawmaidzin yabatsuhu allahu maqaman mahmudan, yahmaduhu ahlu aljami kulluhum ". waqala muallan haddatsana wuhaybun, ani annumani ibni rasyidin, an abdi allahi ibni muslimin, akhi azzuhriyyi an hamzaha, samia abna umara rdh allah nhm ani annabiyyi fi almasalahi.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar: Nabi ﷺ bersabda, "Seorang lelaki terus meminta kepada orang lain hingga ia datang pada Hari Kebangkitan tanpa sepotong daging di wajahnya." Nabi ﷺ menambahkan, "Pada Hari Kebangkitan, Matahari akan mendekat (kepada manusia) hingga keringat mencapai tengah telinga, jadi, ketika semua orang berada dalam keadaan itu, mereka akan meminta bantuan kepada Adam, kemudian kepada Musa, dan kemudian kepada Muhammad ﷺ." Perawi menambahkan, "Muhammad akan memberi syafaat kepada Allah untuk memutuskan di antara manusia. Ia akan melanjutkan hingga ia memegang cincin pintu (Surga) dan kemudian Allah akan mengangkatnya ke Maqam Mahmud (keutamaan syafaat, dll.). Dan semua orang yang berkumpul akan memuji Allah.