Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan tata cara wudhu Nabi ﷺ yang dipraktikkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Intinya, wudhu dilakukan dengan mengambil air satu genggam untuk setiap anggota badan yang dibasuh, dimulai dari berkumur dan istinsyaq (memasukkan air ke hidung), lalu membasuh muka, kedua tangan, mengusap kepala, dan membasuh kedua kaki. Cara ini menunjukkan kesederhanaan dan kehati-hatian dalam menggunakan air saat berwudhu.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an:
Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ
(QS. Al-Ma'idah [5]: 6)
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan usaplah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai ke kedua mata kaki."
Hadits:
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya (no. 140) dari sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhuma.
Kaitan dengan Ulama:
Imam Al-Bukhari (w. 256 H) meriwayatkan hadits ini dalam bab khusus tentang wudhu. Para ulama seperti Imam Asy-Syafi'i (w. 204 H) dan Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H) menjadikan hadits ini sebagai dalil tentang cara wudhu yang ringkas dan tidak berlebihan dalam menggunakan air.
Penjelasan Rinci
Hadits ini menunjukkan beberapa pelajaran penting tentang wudhu:
1. Cara Mengambil Air:
Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma mengambil air satu genggam (غرفة) untuk setiap anggota wudhu. Ini menunjukkan bahwa wudhu tidak perlu menggunakan air yang banyak. Imam An-Nawawi (w. 676 H) dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa mengambil air satu genggam untuk setiap anggota badan adalah sunnah yang menunjukkan kesederhanaan.
2. Urutan Wudhu:
Ibnu Abbas memulai dengan berkumur dan istinsyaq (memasukkan air ke hidung) sebelum membasuh muka. Ini menunjukkan bahwa berkumur dan istinsyaq termasuk dalam sunnah wudhu. Imam Ibn Qayyim al-Jawziyyah (w. 751 H) dalam Zaad al-Ma'ad menjelaskan bahwa Nabi ﷺ biasa melakukan berkumur dan istinsyaq dengan satu genggam air.
3. Membasuh Muka:
Setelah berkumur dan istinsyaq, Ibnu Abbas mengambil satu genggam air lagi, menyatukan kedua tangannya, lalu membasuh mukanya. Ini menunjukkan bahwa membasuh muka dilakukan setelah berkumur dan istinsyaq, bukan sebelumnya.
4. Membasuh Tangan dan Kaki:
Setiap anggota badan (tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, kaki kiri) dibasuh dengan satu genggam air masing-masing. Ini menunjukkan bahwa wudhu dilakukan secara tertib dan tidak perlu menggunakan air yang mengalir deras.
5. Mengusap Kepala:
Ibnu Abbas mengusap kepalanya dengan tangan yang masih basah, tanpa mengambil air baru. Ini sesuai dengan sunnah bahwa mengusap kepala cukup dengan sisa air dari membasuh tangan.
Pendapat Ulama:
- Imam Asy-Syafi'i dalam kitabnya Al-Umm menjelaskan bahwa cara wudhu seperti ini adalah sunnah dan menunjukkan kesederhanaan.
- Imam Ahmad bin Hanbal dalam riwayat dari anaknya Abdullah menegaskan bahwa wudhu dengan satu genggam air untuk setiap anggota adalah boleh dan tidak makruh.
- Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin (w. 1421 H) dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin menjelaskan bahwa hadits ini mengajarkan kita untuk tidak boros air saat wudhu, meskipun kita berada di sungai yang mengalir sekalipun.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa suatu ketika, Nabi ﷺ melihat Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu sedang berwudhu dengan menggunakan air yang banyak. Maka beliau bersabda:
"Janganlah kamu berlebihan dalam menggunakan air, wahai Sa'ad!"
Sa'ad bertanya, "Apakah dalam berwudhu pun ada sikap berlebihan?"
Nabi ﷺ menjawab: "Ya, meskipun kamu berada di sungai yang mengalir sekalipun." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
Kisah ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan dan tidak berlebihan dalam segala hal, termasuk dalam ibadah wudhu. Air adalah nikmat Allah yang harus dijaga dan tidak boleh disia-siakan.
Kesimpulan Praktis
- Gunakan air secukupnya saat berwudhu, tidak perlu berlebihan.
- Ikuti urutan wudhu yang diajarkan Nabi ﷺ: berkumur dan istinsyaq, membasuh muka, membasuh tangan, mengusap kepala, dan membasuh kaki.
- Ambil air satu genggam untuk setiap anggota badan yang dibasuh, sebagaimana dicontohkan Ibnu Abbas.
- Jangan boros air, meskipun air tersedia banyak, karena berlebihan dalam menggunakan air adalah perbuatan yang tidak disukai Allah.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.