Bab Kapan Berdiri Ketika Menghadiri Jenazah
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ كُنَّا فِي جَنَازَةٍ فَأَخَذَ أَبُو هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ بِيَدِ مَرْوَانَ فَجَلَسَا قَبْلَ أَنْ تُوضَعَ، فَجَاءَ أَبُو سَعِيدٍ ـ رضى الله عنه ـ فَأَخَذَ بِيَدِ مَرْوَانَ فَقَالَ قُمْ فَوَاللَّهِ لَقَدْ عَلِمَ هَذَا أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَانَا عَنْ ذَلِكَ. فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ صَدَقَ.
Dari Sa'id Al-Maqburi: Bahwa ayahnya berkata, "Ketika kami sedang mengiringi prosesi jenazah, Abu Huraira memegang tangan Marwan dan mereka duduk sebelum peti jenazah diletakkan. Kemudian Abu Sa'id datang dan memegang tangan Marwan dan berkata, 'Berdirilah. Demi Allah, tidak diragukan lagi bahwa ini (yaitu Abu Huraira) tahu bahwa Nabi melarang kita melakukan itu.' Abu Huraira berkata, 'Dia (Abu Sa'id) benar.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
