Bab Doa Hujan di Masjid Jami
Shahih
haddatsana muhammadun, qala akhbarana abu dhamraha, anasu ibnu iyadhin qala haddatsana syariku ibnu abdi allahi ibni abi namirin, annahu samia anasa ibna malikin, yadzkuru anna rajulan, dakhala yawma aljumuahi min bb kana wujaha alminbari, warasulu allahi qaimun yakhthubu fastaqbala rasula allahi qaiman faqala ya rasula allahi, halakati almawasyi wanqathaati assubulu, fadu allaha yughitsuna. qala farafaa rasulu allahi yadayhi faqala " allahumma asqina, allahumma asqina, allahumma asqina ". qala anasun wala waallahi ma nara fi assamai min sahabin wala qazaahan wala syayan, wama baynana wabayna salin min baytin wala darin, qala fathalaat min waraihi sahabahun mitslu attursi, falamma tawassathati assamaa antasyarat tsumma amtharat. qala waallahi ma raayna assyamsa sittan, tsumma dakhala rajulun min dzalika albabi fi aljumuahi almuqbilahi, warasulu allahi qaimun yakhthubu, fastaqbalahu qaiman faqala ya rasula allahi, halakati alamwalu wanqathaati assubulu, fadu allaha yumsikha, qala farafaa rasulu allahi yadayhi tsumma qala " allahumma hawaalyna wala alayna, allahumma ala alakami waaljibali waalajami waazzhirabi waalawdiyahi wamanabiti assyajari ". qala fanqathaat wakharajna namsyi fi assyamsi. qala syarikun fasaaltu anasan ahuwa arrajulu alawwalu qala la adri.
Diriwayatkan dari Sharik bin Abdullah bin Abi Namir: Saya mendengar Anas bin Malik berkata, "Pada hari Jumat, seorang masuk melalui pintu yang menghadap mimbar, sementara Rasulullah ﷺ sedang berkhutbah. Orang itu berdiri di depan Rasulullah dan berkata, 'Wahai Rasulullah! Ternak-ternak telah mati dan jalan-jalan terputus; maka mohon doakan kepada Allah agar hujan.'" Anas menambahkan, "Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya dan berkata, 'Ya Allah! Berikanlah kami hujan! Ya Allah! Berikanlah kami hujan! Ya Allah! Berikanlah kami hujan!'" Anas menambahkan, "Demi Allah, kami tidak melihat sedikitpun awan di langit dan tidak ada bangunan atau rumah antara kami dan (gunung-gunung) Sila." Anas menambahkan, "Sebuah awan tebal seperti perisai muncul dari belakangnya (yaitu Gunung Sila). Ketika awan itu berada di tengah langit, ia menyebar dan kemudian hujan turun." Anas lebih lanjut berkata, "Demi Allah! Kami tidak melihat matahari selama seminggu. Pada hari Jumat berikutnya, seorang masuk melalui pintu yang sama dan pada saat itu Rasulullah ﷺ sedang berkhutbah. Orang itu berdiri di depannya dan berkata, 'Wahai Rasulullah! Harta-harta telah musnah dan jalan-jalan terputus, mohon doakan kepada Allah agar menahan hujan.'" Anas menambahkan, "Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya dan berkata, 'Ya Allah! Di sekitar kami dan bukan di atas kami. Ya Allah! Di dataran tinggi, di gunung-gunung, di bukit-bukit, di lembah-lembah, dan di tempat-tempat di mana pohon-pohon tumbuh.' Maka hujan pun berhenti dan kami keluar berjalan di bawah sinar matahari." Sharik bertanya kepada Anas apakah orang itu adalah orang yang sama yang meminta hujan (Jumat lalu). Anas menjawab bahwa ia tidak tahu.