Musnad Ahmad · Musnad Ahmad · No. 909

Sanad kuat oleh Darussalam

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَوْنٍ، حَدَّثَنَا مُبَارَكُ بْنُ سَعِيدٍ، أَخُو سُفْيَانَ عَنْ أَبِيهِ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ الْهَمْدَانِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ هَذِهِ الْأُمَّةِ بَعْدَ نَبِيِّهَا قَالَ فَذَكَرَ أَبَا بَكْرٍ ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِالثَّانِي قَالَ فَذَكَرَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ثُمَّ قَالَ لَوْ شِئْتُ لَأَنْبَأْتُكُمْ بِالثَّالِثِ قَالَ وَسَكَتَ فَرَأَيْنَا أَنَّهُ يَعْنِي نَفْسَهُ فَقُلْتُ أَنْتَ سَمِعْتَهُ يَقُولُ هَذَا قَالَ نَعَمْ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ وَإِلَّا صُمَّتَا.

haddatsana abdu allahi ibnu awnin, haddatsana mubaraku ibnu saidin, akhu sufyana an abihi, an habibi ibni abi tsabitin, an abdi khayrin alhamdaniyyi, qala samitu aliyyan, radhiya allahu anhu yaqulu ala alminbari ala ukhbirukum bikhayri hadzihi alummahi bada nabiyyiha qala fadzakara aba bakrin tsumma qala ala ukhbirukum biattsani qala fadzakara umara radhiya allahu anhu tsumma qala law syitu laanbatukum biattsalitsi qala wasakata faraayna annahu yani nafsahu faqultu anta samitahu yaqulu hadza qala naam warabbi alkabahi wailla shummata.

Telah diriwayatkan bahwa 'Abd Khair al-Hamdani berkata: Saya mendengar Ali (رضي الله عنه) berkata di atas mimbar: "Apakah saya tidak memberitahukan kepada kalian tentang yang terbaik dari umat ini setelah Nabi mereka?" Kemudian ia menyebutkan Abu Bakar. Kemudian ia berkata: "Apakah saya tidak memberitahukan kepada kalian tentang yang kedua?" Kemudian ia menyebutkan Umar (رضي الله عنه). Kemudian ia berkata: "Jika saya mau, saya bisa memberitahukan kepada kalian tentang yang ketiga," dan ia terdiam. Kami mengira bahwa ia maksudkan dirinya sendiri. Saya perawi berkata: "Apakah kamu mendengar dia mengatakan itu?" Dia berkata: "Ya, demi Tuhan Ka'bah, jika tidak, semoga telinganya menjadi tuli."

Penjelasan