Hasan oleh Darussalam
haddatsana affanu, haddatsana hammadun, anbaana athau ibnu assaibi, an abihi, an aliyyin, radhiya allahu anhu anna rasula allahi shalla allahu alayhi wasallama lamma zawwajahu fathimaha baatsa maahu bikhamilahin wawisadahin min adamin hasywuha lifun warahayayni wasiqain wajarratayni faqala aliyyun lifathimaha radhiya allahu anhuma dzata yawmin waallahi laqad sanawtu hatta laqad asytakaytu shadri qala waqad jaa allahu abaki bisabyin fadzhabi fastakhdimihi faqalat waana waallahi qad thahantu hatta majalat yadaya faatat annabiyya shalla allahu alayhi wasallama faqala ma jaa biki ay ibunayyahu qalat jitu lausallima alayka wastahya an tasalahu warajaat faqala ma faalti qalat astahyaytu an asalahu faataynahu jamian faqala aliyyun radhiya allahu anhu ya rasula allahi waallahi laqad sanawtu hatta asytakaytu shadri waqalat fathimahu radhiya allahu anha qad thahantu hatta majalat yadaya waqad jaaka allahu bisabyin wasaahin faakhdimna faqala rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama waallahi la uthikuma waadau ahla asshuffahi tathwa buthunuhum la ajidu ma unfiqu alayhim walakinni abiuhum waunfiqu alayhim atsmanahum farajaa faatahuma annabiyyu shalla allahu alayhi wasallama waqad dakhala fi qathifatihima idza ghatthat ruusahuma takassyafat aqdamuhuma waidza ghatthaya aqdamahuma takassyafat ruusuhuma fatsara faqala makanakuma tsumma qala ala ukhbirukuma bikhayrin mimma saaltumani qala bala faqala kalimatun allamanihinna jibrilu alayhi assalam faqala tusabbihani fi duburi kulli shalahin asyran watahmadani asyran watukabbirani asyran waidza awaytuma ila firasyikuma fasabbiha tsalatsan watsalatsina wahmada tsalatsan watsalatsina wakabbira arbaan watsalatsina qala fawaallahi ma taraktuhunna mundzu allamanihinna rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama qala faqala lahu abnu alkawwai wala laylaha shiffina faqala qatalakum allahu ya ahla aliraqi naam wala laylaha shiffina.
Diriwayatkan dari Ali (رضي الله عنه) bahwa ketika Rasulullah ﷺ menikahkan Fatimah dengannya, beliau mengirim bersamanya sebuah pakaian beludru, sebuah bantal kulit yang diisi serat kurma, dua batu penggiling, sebuah kantong air, dan dua kendi tanah. Ali berkata kepada Fatimah suatu hari: Demi Allah, saya telah membawa air hingga saya merasakan sakit di dada saya. Dia berkata: Beberapa tawanan telah dibawa kepada ayahmu, pergi dan mintalah dia untuk memberikan seorang pembantu. Dia berkata: Dan saya, demi Allah, telah menggiling tepung hingga tangan saya terasa sakit. Maka dia pergi kepada Nabi ﷺ dan beliau berkata: “Apa yang membawamu ke sini, wahai putriku?” Dia berkata: Saya datang untuk memberi salam kepadamu; dan dia merasa terlalu malu untuk bertanya kepadanya, jadi dia kembali, Ali berkata: Apa yang terjadi? Dia berkata: Saya merasa terlalu malu untuk bertanya kepadanya. Jadi kami pergi bersama dan saya berkata: Wahai Rasulullah, demi Allah saya telah membawa air hingga saya mulai merasakan sakit di dada saya. Dan Fatimah berkata: Saya telah menggiling tepung hingga tangan saya sakit. Allah telah membawakanmu banyak tawanan, jadi berikanlah kami seorang pembantu. Rasulullah ﷺ berkata: “Demi Allah, saya tidak akan memberikannya kepada kalian dan meninggalkan ahlus-suffah yang kelaparan ketika saya tidak memiliki apa-apa untuk dibelanjakan untuk mereka. Sebaliknya, saya akan menjual mereka (tawanan) dan membelanjakan harganya untuk (ahlus-suffah).” Maka mereka kembali. Kemudian Nabi ﷺ datang, ketika mereka berada di bawah penutup yang, jika menutupi kepala mereka, akan membiarkan kaki mereka telanjang, dan jika menutupi kaki mereka, akan membiarkan kepala mereka telanjang. Mereka ingin bangkit, tetapi beliau berkata: `Tetaplah di tempatmu.` Dan kemudian beliau berkata: `Apakah saya tidak memberitahukan kalian sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kalian minta?` Mereka berkata: Ya. Beliau berkata: `(Itu adalah) kalimat-kalimat yang Jibril (عليه السلام) ajarkan kepadaku.` Beliau berkata: “Setelah setiap shalat, bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali, dan pujilah Dia sepuluh kali dan agungkan Dia sepuluh kali. Dan ketika kalian pergi ke tempat tidur, bertasbihlah kepada Allah tiga puluh tiga kali, pujilah Dia tiga puluh tiga kali dan agungkan Dia tiga puluh empat kali.” Dia berkata: Demi Allah, saya tidak pernah meninggalkan itu sejak Rasulullah ﷺ mengajarkannya kepada saya. Ibnul-Kawwa’ berkata kepadanya: Tidak juga pada malam Siffeen? Dia berkata: Semoga Allah membinasakanmu, wahai orang-orang Irak! Ya, tidak juga pada malam Siffeen.