Shahih oleh Darussalam
haddatsana abu saidin, haddatsana abdu alazizi ibnu abdi allahi almajisyunu, haddatsana abdu allahi ibnu alfadhli, waalmajisyunu, an alaraji, an ubaydi allahi ibni rafiin, ani aliyyi ibni abi thalibin, radhiya allahu anhu anna rasula allahi shalla allahu alayhi wasallama kana idza kabbara astaftaha tsumma qala wajjahtu wajhi lilladzi fathara assamawati waalardha hanifan musliman wama ana min almusyrikina inna shalati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi rabbi alalamina la syarika lahu wabidzalika umirtu waana min almuslimina qala abu annadhri waana awwalu almuslimina allahumma la ilaha illa anta anta rabbi waana abduka zhalamtu nafsi wataraftu bidzanbi faghfir li dzunubi jamian la yaghfiru addzunuba illa anta wahdini liahsani alakhlaqi la yahdi liahsaniha illa anta washrif anni sayyiaha la yashrifu anni sayyiaha illa anta tabarakta wataalayta astaghfiruka waatubu ilayka wakana idza rakaa qala allahumma laka rakatu wabika amantu walaka aslamtu khasyaa laka sami wabashari wamukkhi waizhami waashabi waidza rafaa rasahu min arrakahi qala samia allahu liman hamidahu rabbana walaka alhamdu mila assamawati waalardhi wama baynahuma wamila ma syita min syayin badu waidza sajada qala allahumma laka sajadtu wabika amantu walaka aslamtu sajada wajhi lilladzi khalaqahu fashawwarahu faahsana shuwarahu fasyaqqa samahu wabasharahu fatabaraka allahu ahsanu alkhaliqina faidza sallama min asshalahi qala allahumma aghfir li ma qaddamtu wama akkhartu wama asrartu wama alantu wama asraftu wama anta alamu bihi minni anta almuqaddimu waanta almuakkhiru la ilaha illa anta.
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Talib bahwa ketika Rasulullah ﷺ berdiri untuk shalat, beliau mengucapkan takbir dan memulai shalat dengan mengatakan: 'Aku telah menghadap wajahku kepada Yang menciptakan langit dan bumi, dengan penuh kepatuhan dan sebagai seorang Muslim, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya, shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku adalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Dia tidak memiliki sekutu, dan ini adalah perintah yang telah aku terima, dan aku termasuk orang-orang Muslim. Ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau adalah Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menzalimi diriku sendiri dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah semua dosaku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Tunjukilah aku kepada akhlak yang terbaik, karena tidak ada yang dapat menunjukkan kepada itu kecuali Engkau dan jauhkanlah dariku akhlak yang buruk, karena tidak ada yang dapat menjauhkan dariku akhlak yang buruk kecuali Engkau. Maha Berkah dan Maha Tinggi Engkau, aku memohon ampunan-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.' Ketika beliau ruku, beliau berkata: 'Ya Allah, kepada-Mu aku ruku, kepada-Mu aku beriman dan kepada-Mu aku berserah diri. Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulang-tulangku, dan urat-uratku berserah kepada-Mu.' Ketika beliau mengangkat kepala dari ruku, beliau berkata: 'Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian, memenuhi langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya dan memenuhi apa pun yang Engkau kehendaki setelah itu.' Ketika beliau sujud, beliau berkata: 'Ya Allah, kepada-Mu aku sujud, kepada-Mu aku beriman dan kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku sujud kepada Yang menciptakannya, membentuknya, dan memberinya bentuk yang baik, serta membuka pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah, sebaik-baik pencipta.' Kemudian setelah mengucapkan salam di akhir shalat, beliau berkata: 'Ya Allah, ampunilah aku atas apa yang telah aku lakukan di masa lalu dan yang akan datang, apa yang aku sembunyikan dan apa yang aku nyatakan, apa yang aku lampaui dan apa yang Engkau lebih tahu tentang diriku. Engkaulah Yang Maju dan Engkaulah Yang Mundur, tidak ada Tuhan selain Engkau.'