Musnad Ahmad · Musnad Abu Bakar Ash-Shiddiq · No. 17

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ خُمَيْرٍ، قَالَ سَمِعْتُ سُلَيْمَ بْنَ عَامِرٍ، رَجُلًا مِنْ حِمْيَرَ يُحَدِّثُ عَنْ أَوْسَطَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَوْسَطَ الْبَجَلِيِّ، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي بَكْرٍ، أَنَّهُ سَمِعَهُ حِينَ، تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْأَوَّلِ مَقَامِي هَذَا ثُمَّ بَكَى ثُمَّ قَالَ عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّهُ مَعَ الْبِرِّ وَهُمَا فِي الْجَنَّةِ وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّهُ مَعَ الْفُجُورِ وَهُمَا فِي النَّارِ وَسَلُوا اللَّهَ الْمُعَافَاةَ فَإِنَّهُ لَمْ يُؤْتَ رَجُلٌ بَعْدَ الْيَقِينِ شَيْئًا خَيْرًا مِنْ الْمُعَافَاةِ ثُمَّ قَالَ لَا تَقَاطَعُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا.

haddatsana hasyimun, qala haddatsana syubahu, qala akhbarani yazidu ibnu khumayrin, qala samitu sulayma ibna amirin, rajulan min himyara yuhadditsu an awsatha ibni ismaila ibni awsatha albajaliyyi, yuhadditsu an abi bakrin, annahu samiahu hina, tuwuffiya rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama qala qama rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama ama alawwali maqami hadza tsumma baka tsumma qala alaykum biasshidqi fainnahu maa albirri wahuma fi aljannahi waiyyakum waalkadziba fainnahu maa alfujuri wahuma fi annari wasalu allaha almuafaha fainnahu lam yuta rajulun bada alyaqini syayan khayran min almuafahi tsumma qala la taqathau wala tadabaru wala tabaghadhu wala tahasadu wakunu ibada allahi ikhwanan.

Diriwayatkan dari Awsat bin Isma'eel al-Bajali bahwa ia mendengar Abu Bakr, ketika Nabi ﷺ telah wafat, berkata: "Rasulullah ﷺ berdiri tahun lalu di tempat ini di mana saya berdiri. Kemudian Abu Bakr menangis, lalu ia berkata: 'Kalian harus berpegang pada kebenaran, karena dengan itu datanglah kebaikan dan keduanya menuju surga. Dan kalian harus berhati-hati terhadap kebohongan, karena dengan itu datanglah keburukan dan keduanya menuju neraka. Mintalah kepada Allah untuk menjaga kalian, karena tidak ada yang diberikan kepada seseorang setelah keyakinan yang lebih baik daripada dijaga dan sehat.' Kemudian ia berkata: 'Janganlah kalian memutuskan hubungan satu sama lain, janganlah kalian berpaling satu sama lain, janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling iri, dan jadilah, wahai hamba-hamba Allah, bersaudara.'"

Penjelasan