Bab Shalatnya Orang yang Tidak Mengangkat Punggungnya dalam Ruku dan Sujud
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana zuhayru ibnu harbin, haddatsana jarirun, an athai ibni assaibi, an salimin albarradi, qala atayna uqbaha ibna amrinw alanshariyya aba masudin faqulna lahu hadditsna an shalahi, rasuli allahi faqama bayna aydina fi almasjidi fakabbara falamma rakaa wadhaa yadayhi ala rukbatayhi wajaala ashabiahu asfala min dzalika wajafa bayna mirfaqayhi hatta astaqarra kullu syain minhu tsumma qala samia allahu liman hamidahu faqama hatta astaqarra kullu syain minhu tsumma kabbara wasajada wawadhaa kaffayhi ala alardhi tsumma jafa bayna mirfaqayhi hatta astaqarra kullu syain minhu tsumma rafaa rasahu fajalasa hatta astaqarra kullu syain minhu fafaala mitsla dzalika aydhan tsumma shalla arbaa rakaatin mitsla hadzihi arrakahi fashalla shalatahu tsumma qala hakadza raayna rasula allahi yushalli.
Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Atha' bin Al-Sa'ib, dari Salim Al-Barrad, ia berkata: Kami datang kepada Abu Mas'ud Uqbah bin Amr Al-Ansari dan berkata kepadanya: Ceritakanlah kepada kami tentang shalat Rasulullah ﷺ. Maka ia berdiri di hadapan kami di masjid dan mengucapkan takbir. Ketika ia ruku, ia meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya dan meletakkan jarinya di bawahnya, serta menjauhkan kedua siku dari sisinya, sehingga semuanya kembali pada tempatnya. Kemudian ia berkata: "Sami`a l-lahu liman hamidah"; lalu ia berdiri hingga semuanya kembali pada tempatnya; kemudian ia mengucapkan takbir dan sujud serta meletakkan telapak tangannya di tanah; ia menjauhkan kedua siku dari sisinya, sehingga semuanya kembali pada tempatnya. Kemudian ia mengangkat kepalanya dan duduk hingga semuanya kembali pada tempatnya; ia mengulanginya dengan cara yang sama. Kemudian ia melaksanakan empat raka'at shalat seperti raka'at ini dan menyelesaikan shalatnya. Lalu ia berkata: "Demikianlah kami menyaksikan Rasulullah ﷺ melaksanakan shalatnya."