Bab Menyuruh dalam Shalat Sendirian
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana musaddadun, haddatsana ismailu, - yani abna ibrahima - an ayyuba, an abi qilabaha, qala jaana abu sulaymana maliku ibnu alhuwayritsi ila masjidina faqala waallahi inni lushalli bikum wama uridu asshalaha walakinni uridu an uriyakum kayfa raaytu rasula allahi yushalli. qala qultu labi qilabaha kayfa shalla qala mitsla shalahi syaykhina hadza yani amraw ibna salimaha imamahum wadzakara annahu kana idza rafaa rasahu mina assajdahi alakhirahi fi arrakahi alula qaada tsumma qama.
Abu Qilabah berkata: Abu Sulaiman Malik bin Al-Huwairith datang ke masjid kami dan berkata: Demi Allah, saya akan shalat; dan saya tidak berniat untuk shalat, tetapi saya berniat untuk menunjukkan kepada kalian bagaimana saya melihat Rasulullah ﷺ shalat. Dia (perawi Ayyub) berkata: Saya bertanya kepada Abu Qilabah: Bagaimana dia shalat? Dia menjawab: Seperti shalat kepala ini setelah sujud terakhir dalam rakaat pertama, dia biasa duduk, lalu berdiri.