Sunan Abu Dawud · Kitab Adab · No. 5179

Bab Cara Meminta Izin

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ رِبْعِيٍّ، عَنْ رَجُلٍ، مِنْ بَنِي عَامِرٍ أَنَّهُ اسْتَأْذَنَ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ بِمَعْنَاهُ . قَالَ فَسَمِعْتُهُ فَقُلْتُ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَأَدْخُلُ

haddatsana ubaydu allahi ibnu muadzin, haddatsana abi, haddatsana syubahu, an manshurin, an ribiyyin, an rajulin, min ibani amirin annahu astadzana ala annabiyyi bimanahu. qala fasamituhu faqultu assalamu alaykum aadkhulu

Rib’i berkata bahwa seorang laki-laki dari Banu Amir memberitahunya bahwa ia meminta izin kepada Nabi (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) untuk masuk ke rumah. Ia menyampaikan tradisi yang sama, mengatakan: Saya mendengar dan saya berkata: Salam sejahtera bagi kalian. Bolehkah saya masuk?

Penjelasan