Bab Hak Mamluk
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana utsmanu ibnu abi syaybaha, haddatsana jarirun, ani alamasyi, ani almaruri ibni suwaydin, qala raaytu aba dzarrin biarrabadzahi waalayhi burdun ghalizhun waala ghulamihi mitsluhu qala faqala alqawmu ya aba dzarrin law kunta akhadzta adzi ala ghulamika fajaaltahu maa hadza fakanat hullahan wakasawta ghulamaka tsawban ghayrahu. qala faqala abu dzarrin inni kuntu sababtu rajulan wakanat ummuhu ajamiyyahan faayyartuhu biummihi fasyakani ila rasuli allahi faqala " ya aba dzarrin innaka amruun fika jahiliyyahun ". qala " innahum ikhwanukum faddhalakumu allahu alayhim faman lam yulaimkum fabiuhu wala tuaddzibu khalqa allahi ".
Ma’rur b. Suwaid berkata: Saya melihat Abu Dharr di Rabadhah. Dia mengenakan jubah tebal, dan budaknya juga mengenakan yang serupa. Dia berkata: Orang-orang berkata: Abu Dharr! (akan lebih baik) jika kamu mengambil jubah yang dikenakan budakmu dan menggabungkannya, sehingga menjadi sepasang pakaian (hullah) dan kamu memberi budakmu pakaian lain. Dia berkata: Abu Dharr berkata: Saya telah mencela seorang lelaki yang ibunya bukan Arab dan saya mencelanya karena ibunya. Dia mengadukan saya kepada Rasulullah (semoga keselamatan dan berkah Allah tercurah kepada beliau). Dia berkata: Abu Dharr! Kamu adalah seorang yang memiliki sifat jahiliyah. Dia berkata: Mereka adalah saudara-saudaramu; Allah telah memberikan keutamaan kepadamu atas mereka; jualah orang-orang yang tidak menyenangkanmu dan janganlah kamu menyiksa makhluk Allah.