Bab Tentang Tasbih Ketika Tidur
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana ahmadu ibnu shalihin, haddatsana abdu allahi ibnu wahbin, qala haddatsani ayyasyu ibnu uqbaha alhadhramiyyu, ani alfadhli ibni hasanin addhamriyyi, anna abna ummi alhakami, aw dhubaaha abnatai azzubayri haddatsahu an ihdahuma, annaha qalat ashaba rasulu allahi sabyan fadzahabtu ana waukhti wafathimahu ibintu annabiyyi ila annabiyyi fasyakawna ilayhi ma nahnu fihi wasaalnahu an yamura lana bisyain mina assabi. faqala rasulu allahi " sabaqakunna yatama badrin ". tsumma dzakara qisshaha attasbihi qala ala atsari kulli shalahin lam yadzkuri annawma.
Umm al-Hakam atau Duba’ah, putri al-Zubair, berkata: Rasulullah (Semoga Allah memberinya keselamatan) mendapatkan beberapa tawanan perang (budak). Saya, saudara perempuan saya, dan Fatimah, putri nabi (Semoga Allah memberinya keselamatan), pergi kepada nabi (Semoga Allah memberinya keselamatan). Kami mengadukan kepada beliau tentang keadaan kami, dan meminta beliau untuk memerintahkan agar kami diberikan beberapa tawanan (budak). Rasulullah (Semoga Allah memberinya keselamatan) berkata: Anak yatim Badr telah datang sebelum kalian (dan mengambil budak-budak tersebut). Kemudian, perawi menyebutkan kisah tentang mengagungkan Allah setelah setiap shalat. Ia tidak menyebutkan tidur.