Bab Tentang Melaknat
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana muslimu ibnu ibrahima, haddatsana abanu, h wahaddatsana zaydu ibnu akhzama atthaiyyu, haddatsana bisyru ibnu umara, haddatsana abanu ibnu yazida alattharu, haddatsana qatadahu, an abi alaliyahi, - qala zaydun - ani abni abbasin, anna rajulan, laana arriha - waqala muslimun inna rajulan nazaathu arrihu ridaahu ala ahdi annabiyyi falaanaha - faqala annabiyyu " la talanha fainnaha mamurahun wainnahu man laana syayan laysa lahu biahlin rajaati allanahu alayhi ".
Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim, telah mengabarkan kepada kami Aban, dan telah mengabarkan kepada kami Zaid bin Akhzam Al-Ta'i, telah menceritakan kepada kami Bishr bin Umar, telah mengabarkan kepada kami Aban bin Yazid Al-Attar, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Abu Al-Aliyah, - Zaid berkata - dari Ibn Abbas, bahwa seorang lelaki melaknat angin - dan Muslim berkata, 'Seorang lelaki disambar angin hingga jubahnya terlepas pada masa Nabi ﷺ dan ia melaknatnya.' Nabi ﷺ bersabda, 'Janganlah kamu melaknatnya, karena ia berada di bawah perintah, dan jika seseorang melaknat sesuatu yang tidak layak baginya, maka laknat itu akan kembali kepadanya.'