Sunan Abu Dawud · Kitab Hukuman · No. 4438

Bab Rajm Ma'iz bin Malik

Dha'if oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا ح، وَحَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ، - الْمَعْنَى - قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ رَجُلاً، زَنَى بِامْرَأَةٍ فَأَمَرَ بِهِ النَّبِيُّ ﷺ فَجُلِدَ الْحَدَّ ثُمَّ أُخْبِرَ أَنَّهُ مُحْصَنٌ فَأَمَرَ بِهِ فَرُجِمَ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ الْبُرْسَانِيُّ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ مَوْقُوفًا عَلَى جَابِرٍ ‏.‏ وَرَوَاهُ أَبُو عَاصِمٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ بِنَحْوِ ابْنِ وَهْبٍ لَمْ يَذْكُرِ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ إِنَّ رَجُلاً زَنَى فَلَمْ يَعْلَمْ بِإِحْصَانِهِ فَجُلِدَ ثُمَّ عَلِمَ بِإِحْصَانِهِ فَرُجِمَ ‏.‏

haddatsana qutaybahu ibnu saidin, qala haddatsana h, wahaddatsana abnu assarhi, - almana - qala akhbarana abdu allahi ibnu wahbin, ani abni jurayjin, an abi azzubayri, an jabirin, anna rajulan, zana bimraahin faamara bihi annabiyyu fajulida alhadda tsumma ukhbira annahu muhshanun faamara bihi farujima. qala abu dawuda rawa hadza alhaditsa muhammadu ibnu bakrin albursaniyyu ani abni jurayjin mawqufan ala jabirin. warawahu abu ashimin ani abni jurayjin ibinahwi abni wahbin lam yadzkuri annabiyya qala inna rajulan zana falam yalam biihshanihi fajulida tsumma alima biihshanihi farujima.

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami, dan telah menceritakan kepada kami Ibn As-Sarh - makna - ia berkata: Telah memberitakan kepada kami Abdullah bin Wahb, dari Ibn Juraij, dari Abu Zubair, dari Jabir, bahwa seorang laki-laki berzina dengan seorang wanita. Maka Nabi ﷺ memerintahkan agar ia dijatuhi hukuman cambuk, kemudian diberitahu bahwa ia sudah menikah. Maka ia diperintahkan untuk dirajam hingga mati. Abu Dawud berkata: Hadits ini telah diriwayatkan oleh Muhammad bin Bakr Al-Bursani dari Ibn Juraij sebagai pernyataan Jabir, dan Abu 'Asim telah meriwayatkannya dari Ibn Juraij serupa dengan yang disampaikan oleh Ibn Wahb. Ia tidak menyebutkan Nabi ﷺ. Tetapi ia berkata: Seorang laki-laki berzina, tetapi tidak mengetahui bahwa ia sudah menikah; maka ia dicambuk. Kemudian diketahui bahwa ia sudah menikah, maka ia dirajam hingga mati.

Penjelasan detail oleh AI

Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis