Bab Larangan Telanjang
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana abdu allahi ibnu muhammadi ibni nufaylin, haddatsana zuhayrun, an abdi almaliki ibni abi sulaymana alarzamiyyi, an athain, an yala, anna rasula allahi raa rajulan yaghtasilu bialbarazi bila izarin fashaida alminbara fahamida allaha waatsna alayhi tsumma qala " inna allaha azza wajalla hayiyyun sittirun yuhibbu alhayaa waassatra faidza aghtasala ahadukum falyastatir ".
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Nufail, telah menceritakan kepada kami Zuhair, dari Abdul Malik bin Abu Sulaiman Al-Arzami, dari Atha, dari Ya'la, bahwa Rasulullah ﷺ melihat seorang laki-laki yang sedang berwudhu di tempat umum tanpa mengenakan kain penutup. Maka beliau naik ke mimbar, memuji dan menyanjung Allah, kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla itu Maha Malu dan Menyembunyikan, Dia mencintai rasa malu dan menyembunyikan. Maka jika salah seorang di antara kalian mandi, hendaklah ia menutupi dirinya."