Bab tentang Rahan
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، عَنِ ابْنِ الْمُبَارَكِ، عَنْ زَكَرِيَّاءَ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " لَبَنُ الدَّرِّ يُحْلَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَالظَّهْرُ يُرْكَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَعَلَى الَّذِي يَرْكَبُ وَيَحْلِبُ النَّفَقَةُ " . قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ عِنْدَنَا صَحِيحٌ .
Dari Abu Hurairah: Nabi ﷺ bersabda: "Susu unta dapat diminum sebagai pembayaran ketika dijaminkan, dan hewan tersebut dapat ditunggangi sebagai pembayaran ketika dijaminkan; pembayaran dilakukan oleh orang yang menunggangi dan yang meminum."