Bab Siapa yang Menceritakan Bahwa Wanita yang Mengalami Istihadhah Harus Mandi untuk Setiap Shalat
haddatsana yazidu ibnu khalidi ibni abdi allahi ibni mawhabin alhamdaniyyu, haddatsani allaytsu ibnu sadin, ani abni syihabin, an urwaha, an aisyaha, bihadza alhaditsi qala fihi fakanat taghtasilu likulli shalahin. qala abu dawuda rawahu alqasimu ibnu mabrurin an yunusa ani abni syihabin an amraha an aisyaha an ummi habibaha ibinti jahsyin wakadzalika rawahu mamarun ani azzuhriyyi an amraha an aisyaha warubbama qala mamarun an amraha an ummi habibaha bimanahu wakadzalika rawahu ibrahimu ibnu sadin wabnu uyaynaha ani azzuhriyyi an amraha an aisyaha waqala abnu uyaynaha fi haditsihi walam yaqul inna annabiyya amaraha an taghtasila. wakadzalika rawahu alawzaiyyu aydhan qala fihi qalat aisyahu fakanat taghtasilu likulli shalahin.
Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Khalid bin Abdullah bin Mawhab al-Hamdani, telah menceritakan kepada kami Al-Lait bin Sa'ad, dari Ibn Shihab, dari Urwah, dari Aisyah, dengan hadits ini, ia berkata: "Maka dia (Aisyah) mandi untuk setiap shalat." Abu Dawud berkata: "Al-Qasim bin Mabrur meriwayatkan dari Yunus dari Ibn Shihab dari Amrah dari Aisyah dari Umm Habibah binti Jahsh. Demikian juga, Ma'mar meriwayatkan dari al-Zuhri dari Amrah dari Aisyah. Ma'mar kadang-kadang meriwayatkan dari Amrah atas nama Umm Habibah dengan makna yang sama. Demikian juga, Ibrahim bin Sa'd dan Ibn 'Uyainah meriwayatkan dari al-Zuhri dari Amrah dari Aisyah. Ibn 'Uyainah berkata dalam versinya: Ia (al-Zuhri) tidak mengatakan bahwa Nabi ﷺ memerintahkannya untuk mandi. Demikian juga, al-Awza'i meriwayatkan dengan cara yang sama. Dalam versinya ia berkata: "Aisyah berkata: Dia mandi untuk setiap shalat."