Bab Hal-hal yang Dilarang dalam Korban
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ، عَنْ شُرَيْحِ بْنِ النُّعْمَانِ، - وَكَانَ رَجُلَ صِدْقٍ - عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ نَسْتَشْرِفَ الْعَيْنَ وَالأُذُنَيْنِ وَلاَ نُضَحِّيَ بِعَوْرَاءَ وَلاَ مُقَابَلَةٍ وَلاَ مُدَابَرَةٍ وَلاَ خَرْقَاءَ وَلاَ شَرْقَاءَ . قَالَ زُهَيْرٌ فَقُلْتُ لأَبِي إِسْحَاقَ أَذَكَرَ عَضْبَاءَ قَالَ لاَ . قُلْتُ فَمَا الْمُقَابَلَةُ قَالَ يُقْطَعُ طَرَفُ الأُذُنِ . قُلْتُ فَمَا الْمُدَابَرَةُ قَالَ يُقْطَعُ مِنْ مُؤَخَّرِ الأُذُنِ . قُلْتُ فَمَا الشَّرْقَاءُ قَالَ تُشَقُّ الأُذُنُ . قُلْتُ فَمَا الْخَرْقَاءُ قَالَ تُخْرَقُ أُذُنُهَا لِلسِّمَةِ .
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad Al-Nufaili, telah menceritakan kepada kami Zuhair, telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq, dari Shuraih bin An-Nu'man - dan dia adalah seorang yang terpercaya - dari Ali, dia berkata: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم memerintahkan kami untuk memperhatikan mata dan kedua telinga, dan tidak boleh mengorbankan hewan yang buta sebelah, hewan yang telinganya terbelah yang meninggalkan sesuatu yang menggantung di depan atau belakang telinga, atau yang memiliki belahan panjang dengan lubang di telinga. Saya bertanya kepada Abu Ishaq: Apakah dia menyebutkan hewan yang tanduknya patah dan telinga yang tercabut? Dia menjawab: Tidak. Saya bertanya: 'Apa itu Muqabalah?' Dia menjawab: 'Itu dipotong dari belakang telinganya.' Saya bertanya: 'Bagaimana dengan Sharqa?' Dia menjawab: 'Telinganya telah terbelah.' Saya bertanya: 'Bagaimana dengan Kharqa?' Dia menjawab: 'Lubang dibuat (di telinganya) sebagai tanda pembeda.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
