Bab Siapa yang Mengatakan Khums Sebelum Nafl
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana abdu allahi ibnu ahmada ibni basyiri ibni dzakwana, wamahmudu ibnu khalidin addimasyqiyyani, - almana - qala haddatsana marwanu ibnu muhammadin, qala haddatsana yahya ibnu hamzaha, qala samitu aba wahbin, yaqulu samitu makhulan, yaqulu kuntu abdan bimishra limraahin min ibani hudzaylin faataqatni fama kharajtu min mishra wabiha ilmun ila hawaytu alayhi fima ura tsumma ataytu alhijaza fama kharajtu minha wabiha ilmun ila hawaytu alayhi fima ura tsumma ataytu aliraqa fama kharajtu minha wabiha ilmun ila hawaytu alayhi fima ura tsumma ataytu assyama fagharbaltuha kullu dzalika asalu ani annafli falam ajid ahadan yukhbiruni fihi bisyain hatta ataytu syaykhan yuqalu lahu ziyadu ibnu jariyaha attamimiyyu faqultu lahu hal samita fi annafli syayan qala naam samitu habiba ibna maslamaha alfihriyya yaqulu syahidtu annabiyya naffala arrubua fi albadahi waattsulutsa fi arrajahi.
Diriwayatkan dari Habib bin Maslamah Al-Fihri: Makhul berkata: Saya adalah budak seorang wanita dari Bani Hudhayl; setelah itu dia memerdekakan saya. Saya tidak meninggalkan Mesir hingga saya memperoleh semua ilmu yang tampaknya ada di sana. Kemudian saya datang ke Hijaz dan saya tidak meninggalkannya hingga saya memperoleh semua ilmu yang tampaknya ada. Lalu saya datang ke Irak, dan saya tidak meninggalkannya hingga saya memperoleh semua ilmu yang tampaknya ada. Kemudian saya datang ke Syam, dan saya mengepungnya. Saya bertanya kepada semua orang tentang memberikan hadiah dari harta rampasan. Saya tidak menemukan seorang pun yang dapat memberitahu saya tentang hal itu. Kemudian saya bertemu seorang tua bernama Ziyad bin Jariyah at-Tamimi. Saya bertanya kepadanya: Apakah Anda mendengar sesuatu tentang memberikan hadiah dari harta rampasan? Dia menjawab: Ya. Saya mendengar Maslamah Al-Fihri berkata: Saya hadir bersama Nabi ﷺ.