Bab Tentang Tidak Melarikan Diri di Hari Pertempuran
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana abu tawbaha arrabiu ibnu nafiin, haddatsana abnu almubaraki, an jariri ibni hazimin, ani azzubayri ibni khirritin, an ikrimaha, ani abni abbasin, qala nazalat in yakun minkum isyruna shabiruna yaghlibu miatayni fasyaqqa dzalika ala almuslimina hina faradha allahu alayhim an la yafirra wahidun min asyarahin tsumma innahu jaa takhfifun faqala alana khaffafa allahu ankum qaraa abu tawbaha ila qawlihi yaghlibu miatayni qala falamma khaffafa allahu taala anhum mina aliddahi naqasha mina asshabri biqadri ma khaffafa anhum.
Ibn ‘Abbas berkata, "Ketika ayat 'Jika ada dua puluh di antara kalian yang sabar dan teguh, mereka akan mengalahkan dua ratus' diturunkan. Itu berat dan menyusahkan bagi kaum Muslim ketika Allah mewajibkan bagi mereka bahwa satu (Muslim yang berperang) tidak boleh melarikan diri dari sepuluh (Non-Muslim yang berperang). Kemudian datanglah perintah yang lebih ringan yang mengatakan 'Sekarang Allah telah meringankan (tugas) kalian.' Narator Abu Tawbah membacakan ayat sampai 'mereka akan mengalahkan dua ratus.' Ketika Allah meringankan jumlahnya, kesabaran dan keteguhan juga berkurang sesuai dengan jumlah yang diringankan dari mereka."