Bab Keutamaan Penjagaan di Jalan Allah Ta'ala
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana abu tawbaha, haddatsana muawiyahu, - yani abna salamin - an zaydin, - yani abna salamin - annahu samia aba salamin, qala haddatsani assaluliyyu abu kabsyaha, annahu haddatsahu sahlu abnu alhanzhaliyyahi, annahum saru maa rasuli allahi yawma hunaynin faathnabu assayra hatta kanat asyiyyahan, fahadhartu asshalaha inda rasuli allahi fajaa rajulun farisun faqala : ya rasula allahi inni anthalaqtu bayna aydikum hatta thalatu jabala kadza wakadza faidza ana bihawazina ala bakrahi abaihim bizhuunihim wanaamihim wasyaihimu ajtamau ila hunaynin. fatabassama rasulu allahi waqala : " tilka ghanimahu almuslimina ghadan in syaa allahu ". tsumma qala : " man yahrusuna allaylaha ". qala anasu ibnu abi martsadin alghanawiyyu : ana ya rasula allahi. qala : " farkab ". farakiba farasan lahu fajaa ila rasuli allahi faqala lahu rasulu allahi : " astaqbil hadza assyiba hatta takuna fi alahu wala nugharranna min qibalika allaylaha ". falamma ashbahna kharaja rasulu allahi ila mushalahu farakaa rakatayni tsumma qala : " hal ahsastum farisakum ". qalu : ya rasula allahi ma ahsasnahu. fatsuwwiba biasshalahi fajaala rasulu allahi yushalli wahuwa yaltafitu ila assyibi hatta idza qadha shalatahu wasallama qala : " absyiru faqad jaakum farisukum ". fajaalna nanzhuru ila khilali assyajari fi assyibi faidza huwa qad jaa hatta waqafa ala rasuli allahi fasallama faqala : inni anthalaqtu hatta kuntu fi ala hadza assyibi haytsu amarani rasulu allahi falamma ashbahtu atthalatu assyibayni kilayhima fanazhartu falam ara ahadan. faqala lahu rasulu allahi : " hal nazalta allaylaha ". qala : la ila mushalliyan aw qadhiyan hajahan. faqala lahu rasulu allahi : " qad awjabta fala alayka an la tamala badaha ".
Diriwayatkan Sahl bin Al-Hanzaliyyah: Pada hari Hunain kami melakukan perjalanan bersama Rasulullah ﷺ dan kami melakukan perjalanan untuk waktu yang lama hingga malam tiba. Saya menghadiri shalat bersama Rasulullah ﷺ. Seorang penunggang kuda datang dan berkata: Wahai Rasulullah, saya pergi di depan kalian dan mendaki sebuah gunung tertentu di mana saya melihat Hawazin berkumpul dengan wanita, ternak, dan domba mereka, yang telah berkumpul di Hunain. Rasulullah ﷺ tersenyum dan berkata: 'Itu akan menjadi ghanimah (harta rampasan) bagi kaum Muslimin besok jika Allah menghendaki.' Kemudian beliau bertanya: 'Siapa yang akan menjaga malam ini?' Anas bin Abu Marthad al-Ghanawi berkata: 'Saya, wahai Rasulullah.' Beliau berkata: 'Maka naiki kudamu.' Ia kemudian menaiki kudanya dan datang kepada Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ berkata kepadanya: 'Majulah ke lembah ini hingga kamu sampai di puncaknya. Kita tidak boleh terpapar bahaya dari sisimu.' Di pagi hari, Rasulullah ﷺ keluar ke tempat shalatnya dan melaksanakan dua rakaat. Kemudian beliau berkata: 'Apakah kamu melihat tanda-tanda dari penunggang kudamu?' Mereka berkata: 'Kami tidak melihatnya, wahai Rasulullah.' Pengumuman waktu shalat kemudian dibuat, dan sementara Rasulullah ﷺ sedang melaksanakan shalat, beliau mulai melihat ke arah lembah. Ketika beliau menyelesaikan shalatnya dan mengucapkan salam, beliau berkata: 'Bergembiralah, karena penunggang kudamu telah datang.' Kami pun mulai melihat di antara pepohonan di lembah, dan ternyata ia telah datang. Ia berdiri di samping Rasulullah ﷺ, memberi salam kepadanya dan berkata: 'Saya terus melanjutkan hingga saya mencapai puncak lembah ini di mana Rasulullah ﷺ memerintahkan saya, dan di pagi hari saya melihat ke kedua lembah tetapi tidak melihat siapa pun.' Rasulullah ﷺ bertanya kepadanya: 'Apakah kamu turun malam ini?' Ia menjawab: 'Tidak, kecuali untuk shalat atau memenuhi kebutuhan.' Rasulullah ﷺ berkata: 'Kamu telah menjamin masuk ke surga. Tidak ada cela bagimu seandainya kamu tidak bekerja setelah itu.'