Bab Tentang Siapa yang Memilih untuk Berpuasa
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ الْفَضْلِ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ، حَدَّثَتْنِي أُمُّ الدَّرْدَاءِ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فِي بَعْضِ غَزَوَاتِهِ فِي حَرٍّ شَدِيدٍ حَتَّى إِنَّ أَحَدَنَا لَيَضَعُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ أَوْ كَفَّهُ عَلَى رَأْسِهِ مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ مَا فِينَا صَائِمٌ إِلاَّ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ .
Telah menceritakan kepada kami Muammal bin Al-Fadl, telah menceritakan kepada kami Al-Walid, telah menceritakan kepada kami Said bin Abdul Aziz, telah menceritakan kepadaku Ismail bin Ubaidillah, dari Umma Darda, dari Abu Darda, ia berkata: "Kami keluar bersama Rasulullah ﷺ dalam beberapa peperangan di tengah panas yang sangat, sehingga salah seorang dari kami meletakkan tangannya di atas kepalanya, atau meletakkan telapak tangannya di atas kepalanya karena sangat panas. Tidak ada seorang pun dari kami yang berpuasa kecuali Rasulullah ﷺ dan Abdullah bin Rawahah."