Bab tentang Zihar
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana musa ibnu ismaila, haddatsana hammadun, an hisyami ibni urwaha, anna jamilaha, kanat tahta awsi ibni asshamiti wakana rajulan bihi lamamun fakana idza asytadda lamamuhu zhahara mina amraatihi faanzala allahu taala fihi kaffaraha azzhihari.
Diriwayatkan dari Hisham bin 'Urwah: Khawlah adalah istri Aws ibn as-Samit; dia adalah seorang lelaki yang sangat bernafsu. Ketika hasratnya untuk berhubungan intim meningkat, dia menjadikan istrinya seperti punggung ibunya. Maka Allah Yang Maha Tinggi menurunkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan kafarat zihar.