Bab Apa yang Diperhatikan dalam Talak dan Niat
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana muhammadu ibnu katsirin, akhbarana sufyanu, haddatsani yahya ibnu saidin, an muhammadi ibni ibrahima attaymiyyi, an alqamaha ibni waqqashin allaytsiyyi, qala samitu umara ibna alkhatthabi, yaqulu qala rasulu allahi " innama alamalu bianniyyati wainnama likulli amriin ma nawa faman kanat hijratuhu ila allahi warasulihi fahijratuhu ila allahi warasulihi waman kanat hijratuhu lidunya yushibuha awi amraahin yatazawwajuha fahijratuhu ila ma hajara ilayhi ".
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Khatir, telah mengabarkan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada saya Yahya bin Sa'id, dari Muhammad bin Ibrahim At-Taimi, dari Alqamah bin Waqash Al-Laythi, ia berkata: "Saya mendengar Umar bin Al-Khattab berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: 'Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa berhijrah untuk mendapatkan dunia yang ingin diraihnya atau untuk seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia tuju.'"