Sunan Abu Dawud · Kitab Perceraian · No. 2191

Bab Tentang Perceraian Sebelum Pernikahan

Hasan oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ، أَخْبَرَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ زَادَ " مَنْ حَلَفَ عَلَى مَعْصِيَةٍ فَلاَ يَمِينَ لَهُ وَمَنْ حَلَفَ عَلَى قَطِيعَةِ رَحِمٍ فَلاَ يَمِينَ لَهُ " .

haddatsana muhammadu ibnu alalai, akhbarana abu usamaha, ani alwalidi ibni katsirin, haddatsani abdu arrahmani ibnu alharitsi, an amriw ibni syuaybin, biisnadihi wamanahu zada " man halafa ala mashiyahin fala yamina lahu waman halafa ala qathiahi rahimin fala yamina lahu ".

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Ala, telah mengabarkan kepada kami Abu Usamah, dari Al-Walid bin Kathir, telah menceritakan kepada saya Abdurrahman bin Al-Harith, dari Amru bin Shu'aib, dengan sanadnya dan maknanya ditambahkan: "Barangsiapa yang bersumpah untuk melakukan perbuatan maksiat, maka sumpahnya tidak sah, dan barangsiapa yang bersumpah untuk memutuskan hubungan silaturahmi, maka sumpahnya tidak sah."

Penjelasan