Sunan Abu Dawud · Kitab Pernikahan · No. 2133

Bab Tentang Pembagian Antara Istri-istri

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " مَنْ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ فَمَالَ إِلَى إِحْدَاهُمَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَشِقُّهُ مَائِلٌ " .

haddatsana abu alwalidi atthayaasiyyu, haddatsana hammamun, haddatsana qatadahu, ani annadhri ibni anasin, an basyiri ibni nahikin, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " man kanat lahu amraatani famala ila ihdahuma jaa yawma alqiyamahi wasyiqquhu mailun ".

Telah menceritakan kepada kami Abu Walid Al-Tayalisi, telah menceritakan kepada kami Hammam, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Al-Nadr bin Anas, dari Bashir bin Nahik, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang memiliki dua istri dan condong kepada salah satunya, maka ia akan datang pada hari kiamat dengan satu sisinya miring."

Penjelasan