Bab Firman-Nya: Tidak halal bagi kalian untuk mewarisi wanita dengan paksaan dan tidak boleh kalian menghalangi mereka
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana ahmadu ibnu muhammadi ibni tsabitin almarwaziyyu, haddatsani aliyyu ibnu husayni ibni waqidin, an abihi, an yazida annahwiyyi, an ikrimaha, ani abni abbasin, qala la yahillu lakum an taritsu annisaa karhan wala tadhuluhunna litadzhabu bibadhi ma ataytumuhunna ila an yatina bifahisyahin mubayyinahin wadzalika anna arrajula kana yaritsu amraaha dzi qarabatihi fayadhuluha hatta tamuta aw tarudda ilayhi shadaqaha faahkama allahu an dzalika wanaha an dzalika.
Ibn ‘Abbas menjelaskan ayat Al-Qur’an: Tidak halal bagi kalian untuk mewarisi wanita (dari kerabat yang telah meninggal) dengan paksaan dan tidak boleh kalian menghalangi mereka agar kalian dapat mengambil sebagian dari apa yang telah kalian berikan kepada mereka, kecuali jika mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Ia berkata, “Ini berarti bahwa seorang lelaki biasa mewarisi wanita kerabatnya. Ia menghalanginya dari menikah hingga ia meninggal atau mengembalikan mahar kepadanya. Maka Allah melarang praktik itu.