Sunan Abu Dawud · Kitab Manasik · No. 2003

Bab Wanita Haid Keluar Setelah Iffadah

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ ذَكَرَ صَفِيَّةَ بِنْتَ حُيَىٍّ فَقِيلَ إِنَّهَا قَدْ حَاضَتْ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لَعَلَّهَا حَابِسَتُنَا " . فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا قَدْ أَفَاضَتْ . فَقَالَ " فَلاَ إِذًا " .

haddatsana alqanabiyyu, an malikin, an hisyami ibni urwaha, an abihi, an aisyaha, anna rasula allahi dzakara shafiyyaha ibinta huyain faqila innaha qad hadhat. faqala rasulu allahi " laallaha habisatuna ". faqalu ya rasula allahi innaha qad afadhat. faqala " fala idzan ".

Diriwayatkan dari Aisyah: Rasulullah ﷺ menyebutkan tentang Safiyyah, putri Huyayy. Dia diberitahu bahwa dia telah haid. Rasulullah ﷺ berkata: "Dia mungkin menahan kita." Mereka (orang-orang) berkata: "Dia telah melakukan tawaf ifadah." Dia berkata: "Jika demikian, tidak perlu (tinggal lebih lama)."

Penjelasan