Bab Wudhu dari Daging Unta
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana utsmanu ibnu abi syaybaha, haddatsana abu muawiyaha, haddatsana alamasyu, an abdi allahi ibni abdi allahi arraziyyi, an abdi arrahmani ibni abi layla, ani albarai ibni azibin, qala suila rasulu allahi ani alwudhui min luhumi alibili faqala " tawaddhau minha ". wasuila an luhumi alghanami faqala " la tatawaddhau minha ". wasuila ani asshalahi fi mabariki alibili faqala " la tushallu fi mabariki alibili fainnaha mina assyayathini ". wasuila ani asshalahi fi marabidhi alghanami faqala " shallu fiha fainnaha barakahun ".
Dari Al-Bara' bin Azib: Rasulullah ﷺ ditanya tentang berwudhu setelah makan daging unta. Ia menjawab: Berwudhulah setelah memakannya. Ia ditanya tentang berwudhu setelah makan daging kambing. Ia menjawab: Jangan berwudhu setelah memakannya. Ia ditanya tentang shalat di tempat unta berbaring. Ia menjawab: Jangan shalat di tempat unta berbaring. Tempat-tempat itu adalah tempat setan. Ia ditanya tentang shalat di tempat domba. Ia menjawab: Kamu boleh shalat di tempat-tempat itu; tempat-tempat itu adalah berkah.