Bab Dalam Ikhram
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana hannadu ibnu assariyyi, haddatsana abnu abi zaidaha, akhbarana abdu alazizi, haddatsani arrabiu ibnu sabraha, an abihi, qala kharajna maa rasuli allahi hatta idza kana biusfana qala lahu suraqahu ibnu malikin almudlijiyyu ya rasula allahi aqdhi lana qadhaa qawmin kaannama wulidu alyawma. faqala " inna allaha taala qad adkhala alaykum fi hajjikum hadza umrahan faidza qadimtum faman tathawwafa bialbayti wabayna asshafa waalmarwahi faqad halla ila man kana maahu hadun ".
Hannad bin Al-Sari telah menceritakan kepada kami, Ibn Abi Zaidah telah menceritakan kepada kami, Abdul Aziz telah memberitahukan kepada saya, Ar-Rabi' bin Sabrah dari ayahnya, berkata: Kami keluar bersama Rasulullah ﷺ hingga ketika kami berada di Usfan, Suraqah bin Malik al-Mudlaji berkata kepadanya: Wahai Rasulullah, jelaskan kepada kami seperti orang-orang seolah-olah mereka baru lahir hari ini. Dia berkata: Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi telah memasukkan umrah ini dalam haji kalian. Jika kalian datang (ke Mekkah), maka siapa yang mengelilingi Baitullah (Ka'bah) dan berlari antara as-Safa dan al-Marwah, diperbolehkan untuk melepas ihram, kecuali bagi mereka yang membawa hewan kurban bersamanya.