Bab Siapa yang Mengatakan Shalat Setiap Kelompok Dua Raka'at
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana ubaydu allahi ibnu muadzin, haddatsana abi, haddatsana alasyatsu, ani alhasani, an abi bakraha, qala shalla annabiyyu fi khawfin azzhuhra fashaffa badhahum khalfahu wabadhahum biizai aladuwwi fashalla bihim rakatayni tsumma sallama fanthalaqa adzina shallaw maahu fawaqafu mawqifa ashhabihim tsumma jaa ulaika fashallaw khalfahu fashalla bihim rakatayni tsumma sallama fakanat lirasuli allahi arbaan walashhabihi rakatayni rakatayni. wabidzalika kana yufti alhasanu. qala abu dawuda wakadzalika fi almaghribi yakunu lilimami sitta rakaatin walilqawmi tsalatsan tsalatsan. qala abu dawuda wakadzalika rawahu yahya ibnu abi katsirin an abi salamaha an jabirin ani annabiyyi wakadzalika qala sulaymanu alyasykuriyyu an jabirin ani annabiyyi.
Dari Abu Bakrah: Nabi ﷺ melaksanakan shalat dzuhur dalam keadaan bahaya. Sebagian orang membentuk barisan di belakangnya dan sebagian lainnya menghadapi musuh. Dia memimpin mereka dalam dua raka'at, kemudian mengucapkan salam. Kemudian mereka yang shalat bersamanya pergi dan mengambil posisi teman-teman mereka di hadapan musuh. Kemudian mereka datang dan shalat di belakangnya. Dia memimpin mereka dalam dua raka'at dan mengucapkan salam. Dengan demikian, Rasulullah ﷺ melaksanakan empat raka'at dan para sahabatnya melaksanakan dua raka'at. Al-Hasan biasa memberikan fatwa berdasarkan hadis ini. Abu Dawud berkata: Ini juga berlaku dalam shalat maghrib. Imam akan melaksanakan enam raka'at dan jamaah tiga raka'at. Abu Dawud berkata: Yahya bin Abi Kathir meriwayatkan dari Abu Salamah dari Jabir dari Nabi ﷺ sesuatu yang serupa. Sulaiman al-Yashkuri melaporkannya dari Nabi ﷺ dengan cara yang sama.