Bab Siapa yang Mengatakan Hendaklah Ia Melakukan Dua Rakaat
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana musaddadun, haddatsana bisyru ibnu almufaddhali, haddatsana aljurayriyyu, an hayyana ibni umayrin, an abdi arrahmani ibni samuraha, qala baynama ana ataramma, biashumin fi hayahi rasuli allahi idz kusifati assyamsu fanabadztuhunna waqultu lanzhuranna ma uhditsa lirasuli allahi fi kusufi assyamsi alyawma fantahaytu ilayhi wahuwa rafiun yadayhi yusabbihu wayuhammidu wayuhallilu wayadu hatta husira ani assyamsi faqaraa bisuratayni warakaa rakatayni.
Dari 'Abd al-Rahman b. Samurah: Selama hidup Rasulullah (semoga Allah memberinya keselamatan), saya sedang melemparkan anak panah ketika terjadi gerhana matahari. Oleh karena itu, saya melemparkannya (anak panah) dan berkata: Saya harus melihat bagaimana Rasulullah ﷺ bertindak dalam gerhana matahari hari ini. Maka saya datang kepada beliau; beliau sedang berdiri (dalam shalat) mengangkat tangannya, memuji Allah, mengagungkan-Nya, dan berdoa sampai matahari kembali terang. Kemudian beliau membaca dua surah dan melaksanakan dua rakaat.