Sunan Abu Dawud · Kitab Thaharah · No. 103

Bab Tentang Seseorang yang Memasukkan Tangan ke dalam Wadah Sebelum Mencucinya

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي رَزِينٍ، وَأَبِي، صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنَ اللَّيْلِ فَلاَ يَغْمِسْ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ ‏"‏ ‏.‏

haddatsana musaddadun, haddatsana abu muawiyaha, ani alamasyi, an abi razinin, waabi, shalihin an abi hurayraha, qala qala rasulu allahi " idza qama ahadukum mina allayli fala yaghmis yadahu fi alinai hatta yaghsilaha tsalatsa marratin fainnahu la yadri ayna batat yaduhu ".

Abu Hurairah melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Ketika salah seorang di antara kalian bangun dari tidur di malam hari, maka janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam wadah hingga ia mencuci tangannya tiga kali, karena ia tidak tahu di mana tangannya berada selama malam."

Penjelasan detail oleh AI

Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis