Sekitar 952 hadits
Diriwayatkan dari Aisyah: Nabi ﷺ tidak pernah lebih teratur dan lebih perhatian dalam melaksanakan nafil daripada dua rakaat (sunnah) shalat Fajr.
Aisyah berkata: "Nabi (ﷺ) biasa berbaring di sisi kanannya setelah melaksanakan dua raka'at (sunnah) shalat Fajr."
…kali, lalu mengakhiri shalatnya dengan witir. Dia berbaring sampai Mu'adh-dhin datang, kemudian dia berdiri dan menawarkan dua rakaat (Sunnah shalat Fajr) dan kemudian keluar dan melaksanakan shalat Fajr.
…ayat sebelum Rasulullah (ﷺ) mengangkat kepalanya. Beliau juga biasa shalat dua raka'at (sunnah) sebelum shalat Fajr (wajib) dan kemudian berbaring di sisi kanannya hingga muadzin datang kepadanya untuk shalat.
Dari Masruq, saya bertanya kepada Aisyah tentang shalat malam Rasulullah ﷺ, dan dia berkata, 'Itu tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat selain dua rakaat shalat Fajr (yaitu sunnah).'
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Ketika salah seorang di antara kalian shalat dua raka'at Fajr, maka hendaklah ia berbaring di sebelah kanannya.'
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Ketika Muaddhin diam setelah Adzan untuk awal Fajr, beliau akan shalat dua raka'at yang ringan, kemudian beliau berbaring di sisi kanannya."
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa: Rasulullah (ﷺ) biasa shalat dua raka'at ringan antara adzan dan iqamah untuk shalat Fajr.
Dari A'isha, Nabi (ﷺ) bersabda: "Dua raka'at (sebelum) Fajr lebih baik daripada dunia dan segala isinya."
Dari Hafsah, bahwa Nabi (ﷺ) biasa shalat dua raka'at Fajr, dua raka'at yang ringan.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.