Sekitar 592 hadits
Aisyah (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Aisyah (semoga Allah meridhoinya) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) berusaha keras dalam ibadah di sepuluh malam terakhir lebih dari waktu lainnya.
…yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah." Mereka (para sahabat) bertanya: "Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah…
Aisyah berkata: "Saya tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa pada sepuluh hari pertama Dhu al-Hijjah."
Abdullah bin Umar berkata: Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Diriwayatkan dari Aisyah, istri Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
Dari Abu Hurairah: Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf setiap tahun di bulan Ramadan selama sepuluh hari, dan ketika tahun wafatnya, beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Diriwayatkan dari Ibn ‘Umar bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Khomer dilaknat dari sepuluh sudut: Khomer itu sendiri, yang memeras (anggur dll), yang diperas, yang menjualnya, yang membelinya, yang membawanya, yang dibawa…
Anas berkata: “Rasulullah (ﷺ) melaknat sepuluh orang terkait khomer: orang yang memeras (anggur dll.), orang yang meminta untuk diperas, orang yang untuknya diperas, orang yang membawanya, orang yang untuknya dibawa…
Dari Ibn Abbas: "Diyat untuk jari adalah sepuluh masing-masing."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.