Sekitar 403 hadits
Ibn Umar (semoga Allah meridhoi keduanya) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Aisyah (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Aisyah (semoga Allah meridhoinya) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) berusaha keras dalam ibadah di sepuluh malam terakhir lebih dari waktu lainnya.
Abdullah bin Umar berkata: Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Diriwayatkan dari Aisyah, istri Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
Dari Abu Hurairah: Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf setiap tahun di bulan Ramadan selama sepuluh hari, dan ketika tahun wafatnya, beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Dari Ibn Abbas: "Diyat untuk jari adalah sepuluh masing-masing."
Aisyah berkata: "Aku tidak pernah melihat Nabi (ﷺ) berpuasa sama sekali selama sepuluh hari."
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sepuluh persen dikenakan pada apa yang diairi oleh sungai-sungai, atau hujan, dan dua puluh persen dikenakan pada apa yang diairi…
Ibn Abbas berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah daripada hari-hari sepuluh ini." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.