Sekitar lebih dari 1000 hadits
Diriwayatkan dari Aisyah: Nabi ﷺ tidak pernah lebih teratur dan lebih perhatian dalam melaksanakan nafil daripada dua rakaat (sunnah) shalat Fajr.
Aisyah berkata: Rasulullah ﷺ biasa shalat malam dengan dua belas raka'at, kemudian jika mendengar adzan untuk shalat subuh, beliau shalat dua raka'at yang ringan.
Aisyah berkata: Nabi ﷺ biasa meringankan dua raka'at sebelum shalat subuh sehingga aku bertanya-tanya apakah beliau membaca Al-Fatihah (atau tidak).
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) membaca dalam dua raka'at sunnah shalat subuh: "Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir," (Qur'an, cix.) dan "Katakanlah: Allah itu satu" (cxii.).
Ibn 'Abbas melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa membaca dalam raka'at pertama dari dua raka'at sunnah shalat subuh: "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada…
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Segeralah untuk melaksanakan shalat Witir sebelum pagi."
Ibn 'Umar berkata: "Barangsiapa yang shalat di malam hari, hendaklah menjadikan akhir shalatnya witir, karena Rasulullah (ﷺ) memerintahkan demikian."
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Witr adalah satu raka'at di akhir shalat."
Abu Mijlaz melaporkan: Saya bertanya kepada Ibn 'Abbas tentang shalat Witir. Dia berkata: Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Itu adalah satu raka'at di akhir shalat malam."
Jabir bin 'Abdullah berkata: "Rasulullah ﷺ melakukan shalat jenazah untuk An-Najashi dan aku berada di barisan kedua atau ketiga."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.