Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Dilakukan oleh Orang yang Salam Setelah Dua Raka'at Karena Lupa dan Berbicara
Shalatnya tidak dipendekkan, dan saya tidak lupa.
Shahih oleh Darussalam
Shalatnya tidak dipendekkan, dan saya tidak lupa.
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Hurairah: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم lupa dan mengucapkan taslim setelah dua raka'at. Dhul-Shimalain berkata kepadanya: 'Apakah shalat telah dipendekkan ataukah engkau lupa, wahai Rasulullah صلى الله عليه وس
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Hurairah: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat Zuhur atau Ashar dan mengucapkan taslim setelah dua raka'at dan pergi. Dhul-Shimalain bin 'Amr berkata kepadanya: 'Apakah shalat telah dipendekkan ataukah engkau l
Shahih oleh Darussalam
Abu Bakr bin Sulaiman bin Abi Hathmah menceritakan bahwa: Dia mendengar bahwa Rasulullah (ﷺ) shalat dua rakaat, dan Dhul-Shimalain mengatakan sesuatu yang serupa kepadanya. (Salah satu perawi Ibn Shihab berkata: "Sa'eed
Shahih
Maukah kamu melepaskanku dari Dhul-Khalasa?
Shahih
Kami menghancurkannya dan membunuh siapa saja yang kami temui di sana. Kemudian kami datang kepada Nabi ﷺ dan memberitahukan kepada beliau tentang hal itu. Beliau mendoakan kebaikan untuk kami dan untuk suku Ahmas.
Shahih
Apakah Dhul-Yadain berkata benar.
Shahih
Is Dhul-Yaddain speaking the truth?
Shahih
Dari Salim bin Abdullah, saya mendengar ayah saya berkata, "Tidak pernah Rasulullah SAW mengenakan ihram kecuali di Masjid, yaitu di Masjid Dhul-Hulaifah."
Shahih
Nabi ﷺ menetapkan Dhul-Hulaifa sebagai Miqat (tempat untuk berihram) bagi penduduk Madinah, dan Qaran-al-Manazil bagi penduduk Najd, dan Yalamlam bagi penduduk Yaman.
Shahih oleh Darussalam
ketika ia datang ke Dhul-Hulaifah, ia shalat dan kemudian ia tetap diam sampai ia datang ke Al-Baida'.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn Abbas, ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) tidak pernah melakukan umrah kecuali di bulan Dhul-Qi'dah."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) tidak pernah melakukan umrah kecuali di bulan Dhul-Qa'dah."
Shahih
Tidakkah kamu membebaskan aku dari Dhul-Khalasa?
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) melakukan Umrah pada bulan Dhul-Qa'dah.
Shahih
Nabi (ﷺ) shalat empat raka'at di Madinah dan kemudian dua raka'at di Dhul Hulaifah.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Qutaybah, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab, telah menceritakan kepada kami Ayyub, dari Abu Qilabah, dari Anas bin Malik bahwa Nabi SAW shalat Zhuhur di Madinah empat rakaat, dan
Shahih
Rasulullah ﷺ keluar dari Madinah pada zaman Hudaibiyah dengan lebih dari seribu orang sahabatnya, hingga ketika mereka berada di Dhul-Hulaifah, Rasulullah ﷺ mengalungi hadinya dan menandainya serta berihram untuk Umrah.
Shahih
“Dua bulan Id yaitu Ramadan dan Dhul-Hijjah, tidak berkurang (dalam keutamaan).”
Shahih oleh Darussalam
Ketika Nabi (ﷺ) berada di Dhul-Hulaifah, beliau memerintahkan agar Budn-nya ditandai di sisi kanan punuknya, kemudian beliau mengusap darahnya dan mengalungkan dua sandal, lalu ketika Budn itu berdiri di Al-Baida, beliau