Menampilkan hasil untuk: kitab sepuluh wanita
Sekitar lebih dari 1000 hadits
Aisyah (semoga Allah meridhoinya) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) berusaha keras dalam ibadah di sepuluh malam terakhir lebih dari waktu lainnya.
Aisyah berkata: "Saya tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa pada sepuluh hari pertama Dhu al-Hijjah."
Abdullah bin Umar berkata: Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Diriwayatkan dari Aisyah, istri Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
Dari Abu Hurairah: Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf setiap tahun di bulan Ramadan selama sepuluh hari, dan ketika tahun wafatnya, beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Diriwayatkan dari Ibn ‘Umar bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Khomer dilaknat dari sepuluh sudut: Khomer itu sendiri, yang memeras (anggur dll), yang diperas, yang menjualnya, yang membelinya, yang membawanya, yang dibawa…
Anas berkata: “Rasulullah (ﷺ) melaknat sepuluh orang terkait khomer: orang yang memeras (anggur dll.), orang yang meminta untuk diperas, orang yang untuknya diperas, orang yang membawanya, orang yang untuknya dibawa…
Dari Ibn Abbas: "Diyat untuk jari adalah sepuluh masing-masing."
Aisyah berkata: "Aku tidak pernah melihat Nabi (ﷺ) berpuasa sama sekali selama sepuluh hari."
Dari Ubayy bin Ka'b, bahwa Nabi (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Suatu tahun beliau bepergian, maka pada tahun berikutnya beliau melakukan i'tikaf…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.