Shahih
Bab
Beliau membaca surat At-Tin di salah satu dari dua raka'at shalat Isya.
Shahih
Beliau membaca surat At-Tin di salah satu dari dua raka'at shalat Isya.
Shahih
Saya mendengar Nabi (ﷺ) membaca Surat at-Tin waz Zaitun (Demi Buah Tin dan Zaitun) dalam shalat 'Isya' dan saya tidak pernah mendengar siapa pun dengan suara atau bacaan yang lebih baik dari pada beliau.
Shahih oleh Darussalam
Shalat diwajibkan di atas lisan Nabi (ﷺ), empat raka'at saat tinggal, dan dua raka'at saat bepergian, dan satu raka'at pada saat ketakutan.
Shahih
Bahwa beliau (ﷺ) dalam perjalanan shalat Isya dan membaca dalam salah satu dari dua raka'at: 'Demi Buah Tin dan Zaitun'.
Shahih oleh Al-Albani
Kami keluar bersama Rasulullah (ﷺ) dalam sebuah perjalanan. Ia memimpin kami dalam shalat malam dan ia membaca dalam salah satu raka'at: 'Demi buah tin dan zaitun.'
Shahih
Shalat diwajibkan dua raka'at, dua raka'at baik dalam perjalanan maupun di tempat tinggal. Shalat saat bepergian tetap seperti yang ditetapkan (aslinya), tetapi ada tambahan dalam shalat (yang dilakukan) di tempat tingga
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) tinggal selama sembilan belas hari di mana ia memendekkan shalatnya menjadi dua raka'at. Jadi, setiap kali kami tinggal selama sembilan belas hari, kami akan memendekkan shalat kami menjadi dua raka'at, te
Shahih oleh Al-Albani
Janganlah kalian shalat setelah (terbit) fajar kecuali dua raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada hari yang berlalu kecuali Nabi (صلى الله عليه وسلم) shalat dua raka'at setelah shalat 'Asr.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika kami alighted at a station (for stay), kami tidak berdoa hingga kami menyatukan pelana unta.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم sedang dalam perjalanan dan beliau membaca: 'Demi buah tin dan zaitun' dalam raka'at pertama shalat isya'.
Shahih oleh Darussalam
Shalat orang yang tinggal diwajibkan di atas lisan Nabi kalian (ﷺ) sebanyak empat raka'at, dan shalat orang yang bepergian adalah dua raka'at, dan shalat dalam keadaan takut adalah satu raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Allah, Yang Maha Tinggi, mewajibkan shalat kepada kalian, melalui lisan Nabi kalian (ﷺ), empat raka'at ketika bermukim, dua raka'at ketika bepergian, dan satu raka'at dalam keadaan bahaya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Hudhaifah berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Allah telah menyesatkan dari Jum'at orang-orang yang datang sebelum kita, sehingga orang Yahudi memiliki hari Sabtu dan orang Nasrani memiliki hari Ahad. Ke
Shahih
Rasulullah ﷺ biasa membaca pada dua 'Id dan dalam shalat Jum'at: "Maha Sucikan Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi" (Surah 87) dan: "Apakah telah datang kepadamu berita tentang peristiwa yang menakutkan?" (Surah 88).
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Umar berkata: Seorang lelaki yang tinggal di padang pasir bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang shalat malam. Ia memberi isyarat dengan dua jarinya - dengan cara ini berpasangan. Witir terdiri dari satu raka'at pad
Shahih oleh Darussalam
'Abdullah bin Al-'Ala meriwayatkan bahwa: Dia mendengar Al-Qasim bin Muhammad bin Abi Bakr (berkata) bahwa mereka menyebutkan mandi pada hari Jum'at di hadapan Aisyah dan dia berkata: "Sebagian orang biasa tinggal di Al-
Shahih oleh Darussalam
Aku menerima bai'at kalian bahwa kalian tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun, kalian tidak akan mencuri, kalian tidak akan berzina, kalian tidak akan membunuh anak-anak kalian, kalian tidak akan mengucapka
Shahih
Allah's Messenger (ﷺ) used to offer the `Asr prayer at a time when the sun was still hot and high and if a person went to Al-`Awali (a place) of Medina, he would reach there when the sun was still high. Some of Al-`Awali
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang shalat dua belas raka'at di siang atau malam, Allah, Yang Maha Agung dan Maha Tinggi, akan membangun untuknya sebuah rumah di surga.