Surat Yunus Ayat 29

QS. Yunus: 29 · Juz 11 · Makkiyah

فَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًاۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغٰفِلِيْنَ

Fa kafā billāhi syahīdam bainanā wa bainakum in kunnā ‘an ‘ibādatikum lagāfilīn(a).

Maka, cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu, bahwa sesungguhnya kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu (kepada kami).”

Baca dalam Surat Yunus

Tafsir QS. Yunus: 29

Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa berhala-berhala itu memberi pernyataan, sedangkan Allah cukup menjadi saksi antara berhala-berhala dengan penyembah-penyembahnya. Pada saat itulah berhala-berhala itu berlepas diri dari mereka dan mengatakan tidak tahu menahu akan perbuatan mereka. Pada prinsipnya mereka yang menyekutukan Allah itu akan disiksa, karena mereka telah melakukan kesalahan besar. Mereka telah menyembah sesuatu yang tidak berhak disembah padahal mereka mengerti bahwa mereka dan berhala-berhala yang mereka sembah itu diciptakan Allah. Maka seharusnya Allah-lah yang patut disembah, karena Dia Zat yang mempunyai kekuasaan tertinggi terhadap seluruh makhluk-Nya dan Dia berkuasa pula untuk mendatangkan manfaat dan kemudaratan apabila Dia menghendaki.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Yunus: 29

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: ikhfa (1), iqlab (1), ghunnah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • اِنْ كُنَّاNun mati bertemu ك

Iqlab

Nun mati atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim, berdengung.

  • شَهِيْدًاۢ بَيْنَنَاTanwin bertemu ب

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • كُنَّاNun bertasydid