Bab I'tikaf di Sepuluh Hari Terakhir
Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
10 hadits yang perlu kamu baca
Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
Rasulullah ﷺ biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Dari Abu Sa'id Al-Khudri berkata: "Rasulullah ﷺ biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari tengah bulan Ramadan dan pernah beliau melakukan i'tikaf hingga malam dua puluh satu, dan itu adalah malam di mana beliau keluar dar
Rasulullah ﷺ biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Suatu tahun beliau bepergian, maka pada tahun berikutnya beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
ketika sepuluh malam terakhir dimulai, Rasulullah ﷺ tetap terjaga di malam hari (untuk shalat dan ibadah), membangunkan keluarganya, dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat (dengan lebih giat).
Rasulullah ﷺ biasa ber-i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Kami melakukan I’tikaf bersama Rasulullah ﷺ pada sepuluh hari pertengahan Ramadan. Beliau bersabda: ‘Aku telah diperlihatkan Lailatul-Qadr, kemudian aku dilupakan, maka carilah ia pada sepuluh malam terakhir, pada malam-
Abu Hurairah dan Aisyah meriwayatkan: "Nabi ﷺ biasa melakukan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah memanggilnya."