Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan bahwa hari Jum'at adalah hari terbaik dalam sepekan, karena padanya terjadi peristiwa-peristiwa besar: penciptaan Adam عليه السلام, masuknya beliau ke Surga, keluarnya beliau dari Surga, dan akan terjadinya Hari Kiamat. Imam at-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih. Bagi kita, ini menjadi dorongan untuk memuliakan hari Jum'at dengan ibadah, memperbanyak doa, dan bersiap untuk hari akhir.
Rujukan Ulama & Dalil
Dalil Al-Qur'an yang berkaitan dengan keutamaan waktu dan hari:
Allah ﷻ berfirman:
وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
QS. Al-Qashash [28]: 68
"Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilih (sebagian makhluk dan waktu atas yang lain). Tidak ada pilihan bagi mereka. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan."
Ayat ini menjadi dasar bahwa Allah memiliki hak istimewa untuk memuliakan waktu tertentu — termasuk hari Jum'at — di atas waktu lainnya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Allah bebas memilih dan mengkhususkan apa yang Dia kehendaki, dan tidak ada yang bisa menolak pilihan-Nya.
Hadits terkait:
Hadits utama dari Abu Hurairah رضي الله عنه, diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam Jami' at-Tirmidzi no. 488, Kitab al-Jumu'ah, Bab "Apa yang Dikatakan tentang Keutamaan Hari Jum'at". Imam at-Tirmidzi berkata: "Hadits Abu Hurairah ini adalah hadits hasan shahih."
Hadits ini juga memiliki syawahid (penguat) dari Abu Lubabah, Salman, Abu Dzar, Sa'd bin 'Ubadah, dan Aus bin Aus رضي الله عنهم — sebagaimana disebutkan Imam at-Tirmidzi sendiri dalam kitab yang sama.
Kaitan dengan ulama lain dalam daftar:
- Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan keutamaan hari Jum'at dan anjuran memperbanyak amal saleh padanya.
- Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari membahas panjang lebar keutamaan hari Jum'at, termasuk peristiwa-peristiwa Adam عليه السلام.
- Ibnul Qayyim al-Jawziyyah dalam Zadul Ma'ad menyebutkan kekhususan hari Jum'at dan hikmah-hikmahnya.
Penjelasan Rinci
1. Makna "Hari terbaik yang pernah terbit matahari"
Nabi ﷺ menegaskan bahwa tidak ada hari yang lebih utama daripada hari Jum'at. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa keutamaan ini mencakup seluruh hari Jum'at, bukan hanya waktu shalat Jum'at. Matahari terbit setiap hari, tetapi pada hari Jum'at terbit dengan keutamaan khusus.
2. Peristiwa-peristiwa besar pada hari Jum'at
- Penciptaan Adam عليه السلام: Allah menciptakan manusia pertama pada hari Jum'at. Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma'ad menyebutkan bahwa penciptaan Adam pada hari Jum'at menunjukkan kemuliaan hari itu dan kemuliaan Adam sebagai khalifah di bumi.
- Masuknya Adam ke Surga: Pada hari Jum'at pula Adam dimasukkan ke Surga. Ini menunjukkan hari Jum'at adalah hari rahmat dan karunia.
- Dikeluarkannya Adam dari Surga: Pada hari Jum'at juga Adam dikeluarkan dari Surga. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ini adalah ujian pertama bagi manusia, dan menjadi pelajaran bahwa dunia adalah tempat ujian, sedangkan Surga adalah tempat kembali bagi orang beriman.
- Terjadinya Kiamat: Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at. Imam an-Nawawi dalam Syarh Muslim menyebutkan bahwa ini termasuk tanda-tanda besar yang menunjukkan keistimewaan hari Jum'at.
3. Perbedaan pendapat ulama tentang hikmah pengkhususan
Sebagian ulama dalam daftar — seperti Ibnu Hajar dan Ibnul Qayyim — membahas hikmah pengkhususan hari Jum'at. Di antara hikmah yang disebutkan:
- Hari Jum'at adalah hari berkumpulnya umat Islam untuk shalat Jum'at, mendengarkan khutbah, dan berdoa bersama.
- Hari Jum'at adalah hari raya mingguan umat Islam, sebagaimana disebutkan dalam hadits lain.
- Peristiwa-peristiwa besar pada hari Jum'at menunjukkan bahwa hari itu adalah hari keputusan dan perubahan besar dalam sejarah manusia.
4. Kedudukan hadits
Imam at-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih. Ini berarti hadits ini dapat dijadikan hujjah (dalil) dalam masalah keutamaan amal (fadhailul a'mal). Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah juga menilai hadits ini shahih.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah رضي الله عنه — sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits — sangat memperhatikan hari Jum'at. Beliau pernah berkata bahwa Nabi ﷺ menyebutkan keutamaan hari Jum'at dalam beberapa kesempatan, dan para sahabat pun berlomba-lomba memperbanyak amal pada hari itu.
Al-Hasan al-Bashri رحمه الله, seorang tabi'in yang terkenal zuhud, pernah mengatakan bahwa hari Jum'at adalah hari di mana Allah membuka pintu-pintu rahmat-Nya. Beliau menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan doa pada hari itu, karena hari Jum'at adalah hari yang penuh berkah.
Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menceritakan bahwa para salafus shalih sangat menghormati hari Jum'at. Mereka mandi, memakai pakaian terbaik, dan berangkat lebih awal ke masjid. Mereka juga memperbanyak sedekah dan membaca Al-Qur'an pada hari itu.
Kesimpulan Praktis
- Muliakan hari Jum'at dengan mandi, memakai pakaian terbaik, dan berangkat lebih awal ke masjid.
- Perbanyak amal saleh pada hari Jum'at: shalat, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.
- Perbanyak istighfar dan doa pada hari Jum'at, karena hari itu adalah hari rahmat dan pengampunan.
- Ingatlah peristiwa Adam عليه السلام sebagai pelajaran bahwa dunia adalah tempat ujian dan Surga adalah tempat kembali.
- Bersiaplah untuk Hari Kiamat yang akan terjadi pada hari Jum'at, dengan memperbanyak amal saleh dan menjauhi maksiat.
- Jangan sia-siakan hari Jum'at hanya untuk hal yang tidak bermanfaat, karena hari itu adalah hari terbaik yang pernah terbit matahari.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.