Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 3677 tentang Keajaiban mukjizat nabi dan keutamaan Abu Bakar serta Umar

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengisahkan mukjizat Nabi ﷺ berupa binatang (sapi) yang berbicara kepadanya. Ini adalah salah satu tanda kenabian yang menunjukkan kekuasaan Allah. Yang menarik, Nabi ﷺ bersaksi bahwa Abu Bakar dan Umar juga membenarkan kejadian ini, meskipun saat itu keduanya tidak hadir di tempat kejadian. Ini menunjukkan keutamaan besar keduanya dan bahwa keimanan mereka kepada berita Nabi ﷺ adalah keimanan yang kokoh, tanpa keraguan sedikit pun.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam At-Tirmidzi dalam Jami' At-Tirmidzi, Kitab Manaqib (Keutamaan) tentang Rasulullah ﷺ, Bab tentang apa yang Allah berikan kepada Nabi ﷺ berupa binatang yang berbicara kepadanya. Nomor hadits 3677. Imam At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan shahih."

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya dari jalur Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah, dengan redaksi yang lebih panjang. Dalam riwayat Al-Bukhari disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di hadapan para sahabat, dan Nabi ﷺ bersabda:

"Ketika seorang penggembala sedang menggembalakan sapi, tiba-tiba seekor serigala menerkam seekor sapi, lalu sapi itu berkata: 'Sesungguhnya aku diciptakan untuk membajak tanah, bukan untuk disembelih.' Maka orang-orang berkata: 'Subhanallah, sapi bisa berbicara?' Maka Nabi ﷺ bersabda: 'Aku beriman kepada hal ini, aku dan Abu Bakar dan Umar.' Padahal saat itu Abu Bakar dan Umar tidak ada di tempat."

(HR. Al-Bukhari, no. 3471 dan 3664)

Kaitan dengan Ulama:

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul-Bari (Kitab Manaqib, Syarh Shahih Al-Bukhari) menjelaskan bahwa hadits ini termasuk mukjizat Nabi ﷺ yang nyata. Beliau juga menjelaskan hikmah penyebutan Abu Bakar dan Umar secara khusus, yaitu untuk menunjukkan keutamaan keduanya dan bahwa keduanya adalah orang yang paling cepat membenarkan Nabi ﷺ tanpa ragu.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan beberapa pelajaran penting dari hadits ini:

1. Mukjizat Nabi ﷺ yang Nyata

Peristiwa sapi berbicara ini adalah mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ini bukan sihir atau khayalan, melainkan kenyataan yang Allah perlihatkan. Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Allah Maha Kuasa untuk membuat binatang berbicara sebagai tanda kebenaran para nabi-Nya.

2. Keutamaan Abu Bakar dan Umar

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Minhajus Sunnah menjelaskan bahwa penyebutan Abu Bakar dan Umar secara khusus dalam hadits ini menunjukkan bahwa keduanya adalah manusia terbaik setelah para nabi. Ini juga menjadi dalil bahwa Abu Bakar lebih utama dari Umar, karena dalam riwayat lain Nabi ﷺ menyebut Abu Bakar terlebih dahulu.

3. Keimanan yang Kokoh Tanpa Keraguan

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di menjelaskan bahwa keimanan Abu Bakar dan Umar kepada berita Nabi ﷺ tanpa melihat langsung peristiwanya adalah bukti keimanan mereka yang sempurna. Mereka tidak menunggu bukti fisik, tetapi langsung membenarkan kabar dari Rasulullah ﷺ.

4. Sapi Diciptakan untuk Bekerja, Bukan untuk Ditunggangi

Dalam hadits ini, sapi berkata bahwa ia diciptakan untuk mengolah tanah (bajak), bukan untuk ditunggangi. Ini menunjukkan bahwa setiap makhluk memiliki fungsi dan tujuan penciptaannya. Manusia pun demikian—ia diciptakan untuk beribadah kepada Allah, bukan untuk tujuan lain.

5. Tanda Kekuasaan Allah

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah yang menunjukkan bahwa Allah mampu melakukan apa saja. Jika Allah menghendaki, binatang bisa berbicara sebagaimana manusia.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa ketika peristiwa ini terjadi, sebagian orang yang hadir merasa heran dan takjub. Mereka berkata, "Subhanallah, sapi bisa berbicara?" Maka Nabi ﷺ bersabda, "Aku beriman kepada hal ini, aku dan Abu Bakar dan Umar." Padahal saat itu Abu Bakar dan Umar tidak berada di tempat kejadian.

Abu Salamah—perawi hadits ini—berkomentar: "Dan keduanya (Abu Bakar dan Umar) tidak ada di antara orang-orang pada hari itu." Maksudnya, keduanya tidak hadir saat peristiwa itu terjadi, namun Nabi ﷺ tetap menyebut nama mereka karena beliau mengetahui bahwa keduanya pasti akan membenarkan berita ini tanpa ragu.

Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan Abu Bakar dan Umar di sisi Nabi ﷺ. Beliau bersaksi sendiri tentang keimanan keduanya, padahal keduanya tidak hadir. Ini adalah pujian yang sangat agung dari Nabi ﷺ untuk kedua sahabatnya yang mulia.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakinlah bahwa Nabi ﷺ memiliki mukjizat yang nyata, dan salah satunya adalah binatang berbicara kepadanya sebagai tanda kebenaran risalahnya.
  2. Cintailah Abu Bakar dan Umar karena keduanya adalah manusia terbaik setelah para nabi, dan Nabi ﷺ sendiri yang memuji keimanan mereka.
  3. Jadikan keimanan Abu Bakar dan Umar sebagai teladan—mereka membenarkan berita Nabi ﷺ tanpa ragu, tanpa menunggu bukti fisik.
  4. Renungkan tujuan penciptaan kita—sebagaimana sapi diciptakan untuk bekerja, manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah.
  5. Jangan heran dengan kekuasaan Allah—Allah mampu melakukan apa saja, termasuk membuat binatang berbicara.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?