Bab
Shahih oleh Darussalam
haddatsana ishaqu ibnu musa alanshariyyu, haddatsana manun, qala aradhtu ala maliki ibni anasin an ishaqa ibni abdi allahi ibni abi thalhaha, annahu samia anasa ibna malikin, yaqulu qala abu thalhaha lummi sulaymin laqad samitu shawta, rasuli allahi - yani dhaifan - arifu fihi aljua fahal indaki min syayin faqalat naam. faakhrajat aqrashan min syairin tsumma akhrajat khimaran laha falaffati alkhubza bibadhihi tsumma dassathu fi yadi waraddatni bibadhihi tsumma arsalatni ila rasuli allahi qala fadzahabtu bihi ilayhi fawajadtu rasula allahi jalisan fi almasjidi wamaahu annasu qala faqumtu alayhim faqala rasulu allahi " arsalaka abu thalhaha ". faqultu naam. qala " bithaamin ". faqultu naam. faqala rasulu allahi liman maahu " qumu ". qala fanthalaqu fanthalaqtu bayna aydihim hatta jitu aba thalhaha faakhbartuhu faqala abu thalhaha ya umma sulaymin qad jaa rasulu allahi waannasu maahu walaysa indana ma nuthimuhum. qalat ummu sulaymin allahu warasuluhu alamu. qala fanthalaqa abu thalhaha hatta laqiya rasula allahi faaqbala rasulu allahi waabu thalhaha maahu hatta dakhala faqala rasulu allahi " halummi ya umma sulaymin ma indaki ". faatat bidzalika alkhubzi faamara bihi rasulu allahi fafutta waasharat ummu sulaymin ukkahan laha faadamathu tsumma qala fihi rasulu allahi ma syaa allahu an yaqula tsumma qala " adzan liasyarahin ". faadzina lahum faakalu hatta syabiu tsumma kharaju tsumma qala " adzan liasyarahin ". faadzina lahum faakalu hatta syabiu tsumma kharaju faakala alqawmu kulluhum wasyabiu waalqawmu sabuna aw tsamanuna rajulan. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: "Abu Talhah berkata kepada Umm Sulaim: 'Aku mendengar suara Rasulullah ﷺ terdengar lemah dan aku merasakan ada rasa lapar di dalamnya. Apakah kamu memiliki sesuatu? Dia berkata: 'Ya.' Maka dia mengeluarkan beberapa roti dari gandum, kemudian dia mengeluarkan sebuah khimar miliknya, dan meletakkan roti tersebut di dalamnya. Kemudian dia meletakkannya di bawah lenganku, dan membungkus bagian atas tubuhku dengan sebagian darinya, dan dia mengirimku kepada Rasulullah ﷺ." Dia berkata: "Maka aku membawanya kepadanya, dan aku mendapati Rasulullah ﷺ sedang duduk di Masjid, dan ada orang-orang bersamanya. Maka aku berdiri di antara mereka, dan Rasulullah ﷺ berkata: 'Apakah Abu Talhah mengirimmu?' Aku berkata: 'Ya.' Dia berkata: 'Dengan makanan?' Aku berkata: 'Ya.' Maka Rasulullah ﷺ berkata kepada mereka yang bersamanya: 'Berdirilah.'" Maka mereka pergi, dan aku pergi di depan mereka, hingga aku sampai kepada Abu Talhah, dan aku memberitahunya (bahwa mereka akan datang). Abu Talhah berkata: 'Wahai Umm Sulaim! Rasulullah ﷺ datang bersama orang-orang, dan kami tidak memiliki sesuatu untuk memberi makan mereka.' Umm Sulaim berkata: 'Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.'" Dia berkata: "Maka Abu Talhah pergi hingga dia bertemu dengan Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ datang, sementara Abu Talhah bersamanya, hingga mereka masuk, ketika Rasulullah ﷺ berkata: 'Ayo Umm Sulaim! Apa yang kamu miliki?' Maka dia membawakan roti itu, dan dia ﷺ memerintahkan agar roti itu dipotong-potong. Umm Sulaim menuangkan sedikit mentega dari kantong minyak ke atasnya, kemudian Rasulullah ﷺ membaca apa yang Allah kehendaki untuk dia katakan atasnya. Kemudian dia berkata: 'Biarkan sepuluh orang datang.' Maka sepuluh orang diizinkan masuk, dan mereka makan hingga kenyang, dan kemudian mereka keluar. Kemudian dia berkata: 'Biarkan sepuluh orang datang.' Maka sepuluh orang diizinkan masuk, dan mereka makan hingga kenyang, dan mereka keluar. Kemudian dia berkata: 'Biarkan sepuluh orang datang.' Maka sepuluh orang diizinkan masuk, dan mereka makan hingga kenyang, dan jumlah mereka tujuh puluh atau delapan puluh orang."