Bab Keutamaan Tidak Ada Daya dan Kekuatan Kecuali Dengan Allah
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ وَإِنِّي اخْتَبَأْتُ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لأُمَّتِي وَهِيَ نَائِلَةٌ إِنْ شَاءَ اللَّهُ مَنْ مَاتَ مِنْهُمْ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Setiap Nabi memiliki doa yang mustajab. Sesungguhnya, aku menyimpan doaku sebagai syafaat untuk umatku, dan itu akan sampai, jika Allah menghendaki, kepada mereka yang mati, tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah."