Bab Apa yang Dikatakan Bahwa Doa Seorang Muslim Dikabulkan
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " مَا مِنْ أَحَدٍ يَدْعُو بِدُعَاءٍ إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ مَا سَأَلَ أَوْ كَفَّ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهُ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ " . وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَعُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ .
Jabir berkata: "Tidak ada seorang pun yang mengucapkan doa, kecuali Allah memberinya apa yang diminta, atau mencegah keburukan darinya yang setara – selama ia tidak berdoa untuk sesuatu yang jahat, atau memutuskan hubungan kerabat."